[One-Shot] Choco Mint

chocolate_mint icecream

 

“Hyung, apa kau tidak bosan dengan makanan itu?” Kai mengernyitkan dahinya ketika melihat member kedua tertua dalam EXO memasukkan sesendok besar ice cream ke dalam mulutnya.

“Apa?” tanya member yang lebih tua.

“Kau selalu memakan ice cream setiap hari, terlebih dengan rasa yang selalu sama. Apa kau tidak muak?” ulang Kai. Luhan menghampiri Kai dan duduk disampingnya. “Sekarang aku yang bertanya padamu. Tidakkah kau merasa lelah menari setiap hari?”

Kai terkekeh mendengar pertanyaan Luhan yang menurutnya sangat kekanak-kanakan, “bagaimana mungkin aku muak karena melakukan hal yang aku sukai?”

“Itu lah intinya. Aku juga tidak pernah muak memakan makanan yang aku suka.”

* * *

“Ini dia, Yoong.” ucap Taeyeon sambil menyodorkan sebuah cup kecil berisi ice cream kepada Yoona.

“Gumawo onnie~” jawab Yoona dengan aegyo nya yang ‘megganggu’.

“Aku bersumpah akan menjahit mulutmu jika kau masih berbicara dengan nada itu lagi.” Sunny, yang tengah duduk disudut ruangan menggeram.

“Wae? Itu sangat imut dibandingkan dengan aegyo mu,” bela Jessica.  Sunny memandang Jessica dengan takjub dan menggelengkan kepalanya, “kau benar-benar mencintai ‘anakmu’ kan?”

“Lagi pula apa yang salah dengan aegyo ku, onnie? Aku tidak pernah marah ketika kau menunjukkan aegyo mu,” Yoona mencibirkan lidahnya ke arah Sunny, membuat Sunny melemparkan slipper nya ke arah Yoona dan mengakibatkan sesuatu yang benar-benar fatal terjadi.

“ONNIEEEEEE!!!!!” Yoona teriak sekuat mungkin ketika menyadari ice cream yang ada ditangannya jatuh karena slipper milik Sunny. Mulut serta mata Sunny terbuka lebar ketika dirinya menyadari kekacauan apa yang telah dibuatnya. Dia telah membuat Yoona menjatuhkan barang paling berharga miliknya saat ini. Selagi Yoona masih tercengang melihat ice cream kesayangannya yang sekarang berserakan di lantai, Sunny secara pelan-pelan menyelinapkan tubuh kecilnya ke balik tubuh Fany dan dengan cepat keluar dari tempat kejadian perkara demi hidupnya yang berharga.

* * *

“Aku bersumpah aku akan membunuhnya jika saja dia tidak lebih tua dariku,” Yoona menggerutu di sepanjang perjalanannya menuju sebuah toko ice cream yang berada tepat di seberang gedung SM. Yoona dengan hati-hati menyebrangi jalan kemudian memasuki toko ice cream itu dengan ekspresi wajah yang sudah berubah total, 180 derajat.

“Selamat datang,” sapa si penjaga toko. Yoona memberikan senyuman dan menundukkan sedikit kepalanya dan dengan segera mempercepat langkahnya ke kasir. “1 choco mint,” ujar Yoona kepada kasir. “Apa Anda ingin makan disini atau untuk dibawa pulang?” tanya penjaga kasir itu. Yoona berpikir sebentar. Jika dia memakan ice cream itu di kantor maka itu sangat akan berisiko mengingat kejadian beberapa menit yang lalu. “Aku akan makan disini.” jawab Yoona.

Yoona mengambil tempat duduk tepat disamping jendela besar agar dia bisa menikmati pemandangan luar sambil menyantap ice cream nya.

“Selamat datang.”

Yoona memutar kepalanya ke arah pintu masuk dan mendapati sesosok pria yang familiar dimatanya. Pria itu menggunakan hoodie berwarna abu-abu dengan topi dan sebuah kacamata besar di wajahnya. Yoona terus memandangi pria itu hingga akhirnya dia melihat pria itu membawa sebuah cup besar berisi ice cream dan Yoona memutuskan untuk memanggilnya. “Luhan-ssi.”

Pria bernama Luhan sedikit kaget mendengar sebuah suara yang memanggil namanya. Luhan mengedarkan pandangannya hingga akhirnya dia mendapati Yoona yang tengah melambaikan tangan kanannya kearahnya. Luhan berjalan menghampiri Yoona ketika gadis itu memberi sinyal padanya agar mendekat.

“Annyeonghasyo, sunbae-nim,” sapa Luhan sopan. Yoona tersenyum lebar dan sekali lagi mengibas-ibaskan tangannya, mengisyaratkan Luhan untuk duduk. “Ayo duduk,” ujar Yoona semangat. “…dan kau juga tidak perlu memanggilku ‘sunbae-nim’, cukup dengan Yoona.”

“Ah, y-ye… sun- Yoona-ssi.” jawab Luhan gugup. Yoona terkekeh melihat tingkah laku Luhan, “tahun berapa kau lahir, Luhan-ssi?” tanya Yoona.

“Aku lahir di tahun 1990,” jawab Luhan pelan sambil memasukkan sesendok ice cream ke mulutnya.

“Aaah, benarkah? Itu tandanya kau dan aku seumur! Di bulan apa kau lahir?” tanya Yoona sekali lagi.

“Aku lahir di 20 April.”

Yoona mengangguk. “Kalau begitu kita seumur, hanya saja kau 40 hari lebih tua dariku.” Luhan menggangguk. Yoona menjulurkan tangannya pada Luhan ditambah dengan senyumannya yang lebar, “kalau begitu maukah kau menjadi temanku?” tanya Yoona bersemangat. Luhan sedikit tertegun dengan sikap Yoona yang menurutnya sangatlah terang-terangan. Luhan agak ragu apakah dia harus menjabat tangan Yoona dan menerima ajakannya untuk berteman atau-

“Ayolah… Apa kau tidak mau menjadi temanmu? Tenang saja! Apapun yang Minseok atau Wufan katakan tentangku kau tidak perlu mempercayainya. Jika mereka bilang padamu bahwa aku selalu minta mereka untuk mentraktirku makan maka itu tidak benar! Kau harus percaya padaku, Luhan-ssi.”

Luhan sangat kaget melihat sikap Yoona saat ini yang menurutnya… benar-benar lucu. Gadis yang imut.

“Lagi pula sesama deer harus saling berteman satu sama lain, kan?” Yoona membeikan senyuman nakalnya pada Luhan. Luhan tertawa ekcil kemudian menjabat tangan Yoona. “Senang bisa berteman denganmu, Yoona-ssi.”

Yoona tertawa dengan mulut terbukanya, “senang berteman denganmu juga, Luhan-ssi.”

Keduanya terus mengobrol sambil menghabiskan ice cream mereka. “Ngomong-ngomong, ice cream rasa apa yang kau pesan?” tanya Yoona pada Luhan sambil melihat ke arah cup milik pria itu yang telah kosong.

“Oh, aku? Choco mint.”

“Aku juga memesan rasa itu! Chocomint adalah rasa favoritku.”

“Benarkah? Sepertinya selara kita sama.” ujar Luhan tersenyum.

“Iya. Sepertinya kita harus lebih banyak bergaul mulai dari sekarang,” ujar Yoona ramah. “Dan tentunya kau harus lebih sering mentraktirku makan ice cream disini,” Yoona mengedipkan sebelah matanya pada Luhan. Pria itu tertawa kecil sambil memasukkan sesendok ice cream ke mulutnya.

“Aku tidak bercanda, Luhan-ssi,” Yoona menatapnya dengan serius meninggalkan ekspresi bingung diwajah Luhan.

Iklan

6 thoughts on “[One-Shot] Choco Mint

  1. Kya!!!!!
    LuYoon DAEBAK!!!!!

    Author hebat!
    Haha pertarungan aegyo Yoona VS Sunny
    XD XD XD

    klo bisa, sequel dong thor….
    please please…
    sayang bnget klo gak ada sequelnya…
    Yayayaya??

    Author, Fighting!

  2. annyeong new reader nabila imnida bagapta ^^
    aku sebenernya udah lama tau wb ini tapi maaf baru comment sekarang ‘-‘ eh teryata banyak ff luyoon .ini ceritanya and ? atau masih ada lajutannya ?
    perbanyak ff luyoonya thor 🙂 oiya biar lebih akrab aku pangil apa ? unnie ? atau apa ? udah lama thor gak geposting ff nya apa hiatus ? maaf banyak nanya sekin terima kasih bye-bye

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s