[Series] Mean Love part 2

P A R T  2
1 minggu yang lalu

‘Dulu Yuri adalah member favoritku di SNSD tapi sekarang berubah menjadi Yoona.’

Yuri membeku ketika melihat artikel yang ada dihadapannya. Bagaimana? Bagaimana mungkin dia mengatakan hal itu? Jadi… dia tidak menyukai diriku karena Yoona? Jadi dia berhenti menyukai diriku karena Yoona? Yoona Yoona dan YOONA! Kenapa semua harus tentang Yoona? Apa aku tidak diperbolehkan memiliki kehidupanku sendiri? Kenapa aku selalu dikait-kaitkan dengan Yoona? Andai saja aku bukan idol maka aku akan operasi plastik agar wajahku tidak mirip dengannya.

“Yul, kau sedang apa?” Tiffany berteriak dari depan kamarnya membuat Yuri kaget dan buru-buru menutup tab yang ada di layar komputernya.

“A– annyi. Wae?” jawab Yuri gugup.

“Aku lapar.” seru Tiffany dengan suara kencangnya.

“a..arasso. Aku akan membuatkanmu ramen.” Yuri mematikan komputernya lalu berjalan ke dapur.

“Apa yang barusan kau lakukan Yul?” tanya Tiffany yang sudah duduk di atas meja makan. Yuri tersigap kaget karena member-membernya belum mengetahui mengenai perasaannya terhadap Taecyeon.

“a-annyi, aku hanya melihat beberapa artikel.” shit! Kenapa jawaban itu yang keluar dari mulutku?

Tiffany mengangkat alisnya, “artikel? Artikel apa?”

“Artikel Yoona dan Taecyeon oppa.” Yuri kau harus benar-benar berhenti!

“Taecyeon? Ada apa dengan dia?” Tiffany kembali bertanya.

“Oh, itu ehm.. dia.. dia bilang sekarang Yoona adalah member SNSD yang paling disukainya setelah sebelumnya adalah aku. Hahaha~” Yuri tertawa dengan canggung.

“Apa kau cemburu?” tanya Tiffany pelan. Mangkuk yang dipegang Yuri hampir saja jatuh dari genggamannya berkat kata-kata Tiffany barusan.

“A–apa maksudmu, Fany?”

“Aku hanya bertanya apa kau cemburu?” ulang Tiffany. Yuri membalikkan tubuhnya dan dengan pelan duduk dihadapan Tiffany.

“Bagaimana kau tahu?” Yuri berbisik. Mata Tiffany mendadak melebar dan bibirnya membentuk huruf ‘O’.

“Jadi kau benar cemburu? Apa kau menyukai Taecyeon oppa?” Tiffany mendekatkan wajahnya ke arah Yuri dan balas berbisik. Yuri hanya menunduk dan mengangguk pelan.

“Sejak kapan?” Tiffany tersenyum lebar dan menjauhkan wajahnya dan menepuk-nepuk tangannya, tanda dia sedang bersemangat.

“Sejak pertama kali aku melihatnya.” jawab Yuri pelan.

“Wah! Kenapa kau tidak bilang padaku? Kau tahu kan aku dan dia berteman dekat! Jika kau bilang padaku lebih awal maka aku dengan senang hati mendekatkannya padamu.” Yuri hanya tersenyum kecut.

“Kenapa kau bisa menyukainya?”

“Kau tahu tipe idealku seperti apa. Aku suka bad boy seperti dia–“

“dan seperti Yunho oppa?” potong Tiffany. Tiffany selalu mencoba berbagai cara untuk menyatukan Yuri dan Yunho karena Yunho amat mencintai Yuri namun sayangnya Yuri terlalu takut untuk berpacaran dengan salah seorang anggota DBSK mengingat fans mereka yang bisa dengan cepat membunuhnya.

“Ya! Kenapa kau selalu mengait-ngaitkan semua hal dengan Yunho oppa?” Yuri memulul pelan punggung tangan Tiffany.

“Kau tahu aku adalah YulHo shipper.” Tiffany mengedip usil.

“Sudahlah! Aku mau masak dulu.”

* * *

Dorm 2PM

Taec, how could you said that?” Nichkhun yang baru tiba langsung berkata marah kepada Taecyeon yang sedang makan.

Said what?” Taecyeon menjawab heran.

“Hey, hey! Bicara dalam bahasa Korea!” protes Junsu.

“Ini!” Nichkhun memberikan sebuah kertas yang berisi artikel mengenai apa yang sudah Taecyeon katakan mengenai Yoona.

“Oh, ini.” Taecyeon meletakkan kertas itu dan  kembali melanjutkan makan.

‘Oh ini?’

“Khun, chill. Aku tidak bersungguh-sungguh ketika mengatakan hal itu!” ujar Taecyeon tenang. Nichkhun mengerutkan alisnya kemudian mengangkat kerah baju Taecyeon.

“Wow..wow!!” para member berseru kaget.

“Apa sekarang kau sudah beralih dari Yuri ke Yoona?” Nichkhun mengangkat kerah baju Taecyeon.

“Kau kenapa, Khun? Kenapa kau jadi marah? Toh kau juga tidak ada hubungan apa-apa dengan mereka, ya kan?”

“YOONA ITU PACARKU, KAU TAHU?!” semua orang dalam ruangan tersebut kaget bukan main. Ini merupakan pertama kalinya mereka mendengar hal ini. Nichkhun berpacaran dengan Yoona? Mereka tahu bahwa Nichkhun selalu memiliki perasaan khusus terhadap Yoona tapi berpacaran? Wow, ini adalah hal yang baru bagi mereka.

“Kau dan Yoona berpacaran? Sejak kapan?” tanya Wooyoung yang tidak mampu menyembunyikan rasa penasarannya.

“Sejak 1 tahun lalu. Dan sekarang si brengsek ini berkata bahwa dia menyukai kekasihku? You wish!”  Nichkhun memukul Taecyeon tepat di wajahnya hingga pria yang badannya lebih besar darinya jatuh terjerembab.

“Hyung!” Chansung dan Junho buru-buru lari menghampiri Taecyeon dan Nichkhun.

“Jangan pernah kau mencoba untuk mendekati Yoona!” Nichkhun menunjuk wajah Taecyeon. Taecyeon mengangkat pelan kepalanya kemudian melihat Nichkhun sambil tertawa keras.

“Hyung, sepertinya kau merusak otaknya.” ucap Junho pelan.

“Taecyeon-ah, apa yang lucu? Kenapa kau tertawa?” tanya Junsu. Semua orang terlihat bingung melihat reaksinya. Taecyeon bangkit kemudian berdiri dihadapan Nichkhun.

“Apa aku harus mendapat pukulanmu dulu untuk memastikan bahwa kau dan Yoona memang berkencan?” Taecyeon berkata dengan senyum lebar di wajahnya.

“Eh?” semua orang tercengang melihat Taecyeon yang sama sekali tidak membalas melainkan tertawa lebar.

“Kau pikir aku menyukai Yoona? Aku mengatakan hal itu agar kami bisa mendengar dari mulutmu sendiri bahwa kau dan dia berkencan? Apa? Sudah 1 tahun? Kemana saja kami selama 1 tahun ini  sehingga kami bahkan tidak tahu bahwa kau dan dia berkencan? Serius Khun, kau harus berhenti untu bersikap tertutup.”

“Jadi– maksudmu kau tidak benar-benar menyukai Yoona?” tanya Nichkhun.

“Tentu saja tidak! Aku tidak suka gadis imut seperti Yoona! Yang kusuka adalah wanita yang–“

“memiliki tubuh, wajah dan aura seksi seperti Yuri-ssi. Arra hyung, kami semua tahu!” potong Junho.

“Kau mengatakan hal itu hanya agar aku mengakui hubunganku dan Yoona kepada kalian semua?”

“Kau pikir apalagi yang bisa aku lakukan untuk membuatmu mengaku? Dasar bodoh!” Nichkhun menarik tubuh Taecyeon dan memeluknya dengan erat.

“Lain kali kau tidak perlu memukul wajahku. Pukulanmu lumayan sakit.” ujar Taecyeon membuat yang lain tertawa.

* * *

“Yoona, ada 1 pria lagi yang bilang bahwa dia menyukaimu!” Sooyoung berteriak kencang ketika masuk ke dalam kamar YoonYul.

“Siapa?” tanya Yoona.

“Taecyeon oppa!” jawab Sooyoung sambil memperlihatkan berita yang ada di layar laptop nya. Yoona mengangkat alisnya lalu membaca artikel yang ada di depannya.

“Waah! Bagaimana mungkin 4 pria dalam 1 grup bisa menyukaimu?” Sooyoung berkata heran. ‘Kenapa Taecyeon oppa tiba-tiba bilang bahwa dia menyukaiku? Bukankah dia menyukai Yuri onnie? Dan aku juga sama sekali tidak mendekati tipe idealnya sama sekali.’

“YOONG!” Sooyoung menepuk pundak Yoona yang sedang melamun.

“e–eh? Ah, molla onnie.” Yoona mengembalikan laptop Sooyoung kemudian mengambil handphone nya dan berjalan keluar kamar.

 

“Benarkah oppa? Kau mengatakan tentang hubungan kita? Lalu apa reaksi mereka?” Yuri yang sedang berjalan menuju dapur untuk mengambir air minum secara tidak sengaja mendengar percakapan Yoona di telepon.

“Aku rasa 2PM oppa-deul cukup kaget mendengar berita itu.” ‘2PM? Hubungan? Berita? Apa maksudnya?’

“Aku tahu. Heran jika mereka tidak kaget mendengarnya. Aku juga belum memberitahu para memberku kalau kita berdua berpacaran.” Yuri diam-diam berjalan mendekati Yoona dan bersembunyi dibalik lemari besar yang terletak dia ruang tengah.

“Hahaha~ na do saranghae, Taecyeon oppa.” detak jantung Yuri hampir berhenti ketika mendengar kata-kata yang baru saja diucapkan oleh Yoona. Hatinya amat sakit mengetahui bahwa ternyata Yoona dan Taecyeon benar-benar telah resmi menjadi sepasang kekasih.

“Arasso arasso. Saranghaeyo oppa. chu~” Yoona menutup telponnya dan buru-buru Yuri muncul dari balik lemari dan berjalan seolah dia tidak mendengar apa-apa.

“O–onnie.” Yoona tersontak kaget ketika melihat Yuri dan menggenggam handphone nya dengan erat.

“Oh, Yoona.” balas Yuri dingin lalu berjalan melewati Yoona dan masuk ke dapur.

‘Apa dia mendengar percakapanku dengan Khun oppa di telepon barusan ya?’ 

 

 

Yuri membanting keras pintu kamarnya kemudian menghempaskan tubuhnya di kasur. Yuri membenamkan wajahnya ke bantal sambil diam-diam menangis. ‘Kenapa? Setelah dia mencuri semua perhatian orang lain kenapa sekarang dia juga harus mencuri pria yang kucintai dari sisiku? Kenapa Tuhan selalu bersikap tidak adil terhadapku?’

* * *

Nickhun’s POV

“Hei, kau dan Yoona harus mentraktir kami semua pergi makan!” Junsu menepuk-nepuk pundakku. Setelah mendengar mengenai hal yang sebenarnya mengenai diriku dan Yoona, para member saat ini memberiku ucapak selamat.

“Tenang saja, aku akan mentraktir kalian tapi Yoona tidak akan ikut dengan kita. TIDAK AKAN PERNAH!” ujarku kencang.

“Wae? Tidak adil hyung!” protes Chansung. Aku memukul kepalanya dengan pelan. “Bagaimana mungkin aku bisa mengajak Yoona jika kau dan anak itu selalu berkata bahwa kekasihku adalah wanita ideal kalian?” kataku sambil menunjuk Junho.

“Hyuuung~” Chansung kembali merengek. Bisa dibayangkan old-magnae sepertinya saat ini sedang menunjukkan aegyo nya untuk mengizinkannya bertemu dengan Yoona.

10 out of 10~
Handpone ku berdering dan dengan cepat aku mengambilnya dari saku celanaku. Tertera nama Yoona sebagai pemanggil dan aku buru-buru menjauhkan diriku dari member yang lain.

“Yeobseyo.” jawabku.

“Oppa. Apa kau sudah lihat artikel mengenai aku dan Taecyeon oppa?” tanya suara dari seberang.

“Oh, sudah.” jawabku.

“Lalu apa kalian bertengkar?” tanyanya lagi. Tersirat kekhawatiran dalam suaranya.

“Sejujurnya ya, kami sempat bertengkar.” aku memutuskan  untuk bermain-main sebentar dengannya.

“Eottekeh?” aku ingin sekali tertawa ketika mendengar nada suara Yoona yang semakin terdengar khawatir.

“Hahaha~” aku tertawa lepas karena membayangkan ekspresi Yoona saat ini akan terlihat seperti apa.

“Oppa, kenapa kau tertawa?” tanyanya heran.

“Sejujurnya, aku memang sempat bertengkar dengannya, aku bahkan memukul wajahnya.”

“MWO? Oppa, berapa kali harus ku katakan padamu bahwa kau tidak boleh melakukan kekerasan terhadap orang lain, terlebih lagi kepada salah satu membermu!” dia berkata keras. Yoona, kenapa bahkan ketika kau marah kau terdengar sangat manis?

“Im Choding, dengarkan dulu ceritaku sampai tuntas, ok? Tadinya aku memang marah dan memukul Taecyeon tapi apa kau tahu? Ternyata itu hanyalah taktik nya untuk membuatku mengaku bahwa kita berdua pacaran. Jadi usaha mereka berhasil dan aku mengaku bahwa kita memang berpacaran sekarang.” jelasku.

“Benarkah oppa? Kau mengatakan tentang hubungan kita? Lalu apa reaksi mereka?” suara Yoona berubah dari cemas menjadi penasaran.

“Menurutmu bagaimana? aku bertanya balik. 

“Aku rasa 2PM oppa-deul cukup kaget mendengar berita itu.” jawabnya.

“Bingo! Andai kau disini ketika aku memberitahu mereka bahwa kita sudah berkencan selama 1 tahun lebih.” aku tertawa. 

“Aku tahu. Heran jika mereka tidak kaget mendengarnya. Aku juga belum memberitahu para memberku kalau kita berdua berpacaran.”

“YOONA SARANGHAE~” Taecyeon berteriak dari belakang kemudian tertawa terbahak-bahak bersama member yang lain. 

“Hahaha~ na do saranghae, Taecyeon oppa.”jawab Yoona.

“Ya Im Choding! Bukankah kau berjanji hanya akan mencintaiku? Apa kau berencana untuk berselingkuh sekarang? Awas saja jika iya maka aku akan mengejarmu hingga ke ujung dunia. Kau hanya boleh mencintaiku dan menjadi milikku, ARASSO?” aku mengubah nada suaraku agar terdengar lebih menyeramkan. Yoona tertawa keras dari seberang telepon. 

“Arasso arasso. Saranghaeyo oppa. chu~” Yoona menutup telponnyadan aku pun bergabung dengan para memberku yang sedang bercanda sekarang.

-TBC-

A/N: Udah ngerti kan alur ceritanya gimana? hehe~ Karena aku ga pinter bikin cerita jadi cerita yang aku hasilin juga ringan dan ga berlibet-libet.
Oh ya, untuk font yang berwarna merah itu buat Yuri dan pink buat Yoona

Happy reading ^^
Read, Love and COMMENT!! 

 

 

 

 

 

 

 

 

Iklan

29 thoughts on “[Series] Mean Love part 2

  1. Aduhhhh seruuuu bgt onnie!! Aku suka bgt KhuNa nih.. Cocok bgt Nichkhun am Yoona duhhh…
    Yahhh Yuri salah paham nihh.. Kasian Yoona , takut Yuri makin jahat sm Yoona..
    Lanjut ya onnie!! Hwaiting!! 🙂

  2. waduh jadi makin complicated O.o
    makin seruuuuu, ayo unnie bikin masalah lagi *lho?*
    hehe, konfliknya dapet banget…
    ayoo semangat unnie aku mendukungmu hihi :3

  3. Haha seru2 . .
    s taecyeon iseng ja ganggu khuna , , s yul jadi salah paham lg deh ama yoona . .
    lanjutkan thor keren ceritany . .

  4. makin daebaaaak
    ceritanya emang ngga belit2, tapi tetep ramee
    yoon-yul nya makin complicated, sediiih, baikan dong onnideul..
    taec oppa adaada aja sih ah
    khunaaaaaa

  5. hho.
    ternyata gini toh ceritanya.
    asik bgt onn.
    ternyata cinta yuri onnie gak bertepuk sebelah tangan.
    wkwk.
    taec oppa cpetan nembak yuri onnie dong.
    biar yoonyul kembali mesra.
    hehe.^^

    ditunggu next partnya onn.

  6. woooww… KhunA again !!! like this,, kkk :p
    onnie KhuA.a tambahin sosweet.a dong.. wkwkwk . kangen onnie^^ akhir.a kambek juga ! hehe 😀
    oiya, mian baru komen di sini . xixi
    part3.a cepet keluar ya onnie XD

  7. akhirnya khuna lagi XD
    lol ~ taecyeon mah bisa aja dia bikin khun ngaku…
    wew, moga urusannya cepet beres deh, biar yuri ga’ salah paham lagi sama yoona ==”
    moment khunanya dibanyakin yah XD #digeplakauthor

  8. ..KasiaN yUri..Onie sBar yaa…
    .
    OktaC kPan MAu NmbaK Onie yurii..
    .
    .FF yng Part 3 nyaa jGan lama -lama eaa,,,,soaL nya akU suKa bNget ma FF ini..

  9. Onnie, aku baca ini dari tahun lalu
    aku tunggu ini juga dari tahun lalu
    Kok belum lanjut? DX
    Padahal aku jatuh cinta ma ini DX

  10. nice fanfiction 🙂
    i’m waiting for the third part. klo gue sutradara dan produser film yg byk duit..gue mau bikin drama ini nih dgn pemainnya asli SNSD 2PM members hahahahaha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s