[Series] Let’s Dance Part 3

Title: Let’s dance part 3
Genre: Mix
Cast: K-POP IDOL

“Onnie, kau sudah datang.” sapa seroang wanita berambut pirang yang tidak lebih tinggi dari Gahee, mungkin hanya setinggi Hyoyeon. Gahee tersenyum dan menjabat tangan wanita yang memiliki nama Boa itu.

“Silahkan duduk.” dia mempersilahkan ketiga tamunya duduk di sofa yang ada di hadapannya.

“Apa kabarmu onnie?”

“Baik.” jawab Gahee pelan.

“Anda mau pesan minum?” tanya waitress pada Gahee dan kedua muridnya.

“Soft drink saja, terima kasih.” jawabnya kemudian waitress itu pergi dari hadapan mereka.

“So.. mereka ini murid-muridmu?” tanya Boa melihat Hyoyeon dan Jaebum.

“Iya, mereka murid-muridku. Apa yang sedang kalian lakukan? Cepat beri salam!” perintah Gahee.

“Annyeonghaseyo, Kim Hyoyeon-imnida.”

“Annyeonghaseyo, Park Jaebum-imnida.”

“Mereka berdua ini leader serta lead dancer di akademiku.” terang Gahee lagi.

“Ehm..” Boa mengangguk. “Oh ya, mereka berdua ini juga muridku.” Boa menunjuk seorang lelaki dan wanita yang duduk di sampingnya.

“Annyeonghaseyo, Eunhyuk-imnida.” sapa si lelaki

“Annyeonghaseyo, Nicole-imnida.” sapa si perempuan.

“Mereka berdua juga lead dancer di grup ku.” tambah Boa.

“Tapi, bagaimana sonsaeng-nim bisa kenal dengan Gahee sunbae-nim?” tanya lelaki bernama Eunhyuk tadi.

“Gahee onnie ini adalah seniorku ketika aku masih belajar menari dulu. Kami berdua memang akrab, benarkan onnie?” Boa tersenyum.

“Benar.” Gahee mengangguk tidak nyaman.

“Kalian sudah berapa lama belajar menari di akademi Gahee onnie?” tanya Boa pada Hyoyeon dan Jaebum.

“Sudah hampir 10 tahun.” jawab Jaebum sedangkan Hyoyeon hanya menundukkan kepalanya.

“Waah, sudah lama juga ternyata.” Boa mengangguk-angguk.

“Kalau mereka berdua ini baru 5 tahun belajar denganku.” Boa merangkul gadis bernama Nicole itu.

“Sudah malam, sebaiknya kami permisi dulu.” Gahee berdiri dengan terburu-buru sehingga menyebabkan nampan berisi gelas yang di bawa waitress terjatuh.

“Maaf, maaf. Aku permisi dulu.” ujar Gahee singkat lalu dengan cepat meninggalkan bar diikuti kedua muridnya.

“Sonsaeng-nim, sepertinya sunbae itu terlihat tidak nyaman.” ujar Nicole dengan tatapan serta seringai penuh arti.

“Benarkah? Aku tidak memperhatikannya.” jawab Boa singkat dan meneguk sampanye nya.

“Eunhyuk-ah, benarkah dia?” tanyanya. Eunhyuk mengangguk mantap.

“Kalau begitu nampaknya ini akan lebih mudah.” ucap Boa pelan.

***

“Sonsaeng-nim, kau tidak apa-apa?” tanya Jaebum cemas karena tiba-tiba Gahee memintanya untuk menyetir.

“Aku tidak apa-apa. jawab Gahee yang duduk di kursi belakang.

“Kau danshin, kenapa dari tadi kau diam saja?” tanya Jaebum pada Hyoyeon yang duduk di sebelahnya.

“Aku tidak apa-apa.” jawabnya lesu.

“Kau kenapa? Tidak biasanya kau diam saja ketika ku panggil danshin. Biasanya kan kau ak…”

BISA DIAM TIDAK KAU PARK JAEBUM?!” Gahee berteriak dari belakang. Jaebum yang tadinya berniat menggoda Hyoyeon langsung membatalkan niatnya.

“Mianhae sonsaeng-nim.””

“Kenapa.. aku bisa bertemu dengannya?” batin Hyoyeon.

***

H-12

Hari ini semua murid kembali berkumpul di ruang latihan. Sesuai intruksi dari Gahee ternyata di sesi kali ini mereka akan menari sendiri-sendiri alias tidak berpasangan seperti kemarin.

Gahee mendemonstrasikan gerakan-gerakan dibantu dengan Hyoyeon serta Jaebum. Dalam waktu beberapa jam serta diulang berkali-kali akhirnya para siswa sudah bisa menangkap gerakan secara garis besar.

“Gerakan kali ini lebih mudah di banding yang kemarin.” ujar Taecyeon.

“Tentu saja karena kemarin kalian menari berdua jadi kalian harus menyesuaikan gerakan dengan pasangan kalian.” jawab Gahee.

“Sonsaeng-nim…” Sooyoung dan Chansung mengangkat tangan mereka secara bersamaan.

“Wooo…” seisi ruangan bersorak menggoda mereka.

“Sudahlah sama-sama tinggi, tanggal lahirnya berdekatan, pasangan dance pulaa…” goda Jaebum bersama antek-anteknya, Wooyung dan Junho.

“YA!” Chansung protes sambil memukul pundak Jaebum.

“Sudah! Kenapa?” Gahee kembali pada Chansung dan Sooyoung.

“Kau duluan.” Chansung mempersilahkan Sooyoung untuk bertanya terlebih dulu.

“Gumawo.”

“Sonsaeng-nim, berapa lama kami harus mempelajari gerakan ini?”

“Hmm.. kira-kira 2 hari dimulai dari hari ini. Jadi lusanya kita sudah bisa mempelajari gerakan baru lagi. Otte?”

“NEEE…”

“Baiklah, sekarang kalian latihan bersama Jaebum dan Hyoyeon dulu. Aku ada urusan sebentar jadi kalian kutinggal. Yuri, Yunho!”

“Ne, sonsaeng-nim?”

“Kalau kalian sudah hafal gerakannya kalian berdua bisa menolong Jaebum dan Hyoyeon mengajari yang lain, mengerti?”

“ne sonsaeng-nim!” jawab Yuri lantang.

“Kalau begitu kalian kutinggal dulu dan jangan banyak main. Jaebum-ah, kalau kau macam-macam awas saja ya!” Gahee mengancam Jaebum yang sudah cengar cengir duluan.

“Ne, tenang saja sonsaeng-nim.” Jaebum membuat gesture seperti orang yang sedang melakukan hormat kepada bendera saat sedang upacara.

“Arasso. Annyeong.”

“Baiklah, sekarang kalian atur posi.. AWW!” Hyoyeon berteriak kencang karena kaki telanjangnya diinjak oleh Yuri.

“Kau tidak apa-apa?” tanya Jaebum cemas.

“Oh, mian. Kau tidak apa-apa?” tanya Yuri.

“Aku tidak apa-apa. Kita mulai saja sekarang.” Hyoyeon menepis tangan Yuri.

“Yoona, Minzy dan Yuri akan berdiri di depan bersama ku. Victoria onnie, Luna, Hyomin dan Sooyoung, kalian di belakang. ” perintah Hyoyeon.

“Lalu aku, Taemin, Junho dan Wooyoung berdiri di baris ketiga sedangkan Taecyeon, Nichkhun, Chansung dan Yunho hyung berdiri di belakang.” Jaebum menambahkan.

“Kenapa aku berdiri dibelakang?” tanya Yunho pelan.

“Aku tidak tahu. Susunannya sudah di atur  oleh Gahee sonsaeng-nim kemarin.” jawab Jaebum singkat.

“Wanita akan berlatih terlebih dulu selama 2 jam setelah itu baru para pria. Sehabis itu kita akan mencoba bersama-sama. Mengerti?” tanya Hyoyeon.

“Nee..”

“Kalau begitu yang laki-laki silahkan minggir!” sesuai perintah Hyoyeon, keenam laki-laki itu langsung menyingkir. Sebagian ada yang tetap di ruangan sedangkan Taecyeon dan Wooyoung berada di luar.

“Hei, fokus!” Junho membuyarkan lamunan Nichkhun.

“Kenapa?” tanyanya bingun melihat Junho yang senyum-senyum sendiri.

“Hyung, sampai kapan kau diam-diam seperti ini? Kenapa tidak ditembak saja?” goda Junho.

“Kalau ku tembak dia bisa mati.” jawab Khun singkat.

“Bukan itu maksudnya. Kenapa kau tidak terus terang saja bilang kau menyukainya?”

“Tidak semudah itu, Lee Junho.” Nichkhun hendak berdiri sampai akhirnya dia berhenti karena Junho membisikan sesuatu ketelinganya.

“Hati-hati hyung, sainganmu banyak.”

***

Setelah 2 jam berlalu akhirnya tiba lah giliran para laki-laki untuk berlatih. Kedelapan perempuan yang sudah kelelahan langsung berlari menuju kafetaria namun ditengah jalan Hyoyeon menarik Yuri dari rombongan, membawa gadis itu ke toilet wanita.

“Sebenarnya ada apa denganmu, Kwon Yuri?” tanya Hyoyeon sambil melipat tangannya.

“Apa maksudmu?” tanya Yuri sambil mengangkat alisnya. Gadis ini tentu mengetahui arah pembicaraan Hyoyeon namun dia bersikap pura-pura polos dan itu makin membuat Hyoyeon kehilangan kesabarannya.

“Menganggapku sebagai ancaman, selalu berkata ingin merebut posisiku dan yang terakhir kau menginjak kakiku yang kuyakini itu adalah sebuah kesengajaan.” Hyoyeon menekankan kata-katanya. “Apa masalahmu, Kwon Yuri?”

“Aku tidak mengerti apa yang kau katakan.” Yuri membuang pandangannya dari Hyoyeon.

“Ayolah Kwon Yuri, apa kau bisa lebih bodoh lagi dari ini?” ejeknya. Yuri menatap tajam Hyoyeon, gadis itu marah.

“Apa kau bilang?”

“Kalau kau memang merasa dirimu lebih hebat dariku, kenapa tidak kau buktikan sendiri? Kenapa kau harus menganggapku sebagai ancaman? Kau bisa membuktikan hal itu pada Gahee sonsaeng-nim dan siapa tahu kau bisa menjadi lead dancer disini. Aku tidak keberatan jika kau mengambil alih posisiku tapi setidaknya dengan cara yang pantas.” ujar Hyoyeon.

Dia berjalan keluar meninggalkan Yuri. “dan tidak rendah seperti yang selama ini kau lakukan.” tambahnya lalu menghilang dari hadapan Yuri yang masih berdiri mematung.

“Kim Hyoyeon, kau telah menandatangani kontrak matimu.” gumam Yuri pelan dengan tatapan membunuh.

***

“Onnie, dari mana saja kau?” tanya Minzy ketika melihat Hyoyeon yang baru bergabung.

“Aku baru dari toilet.” jawabnya singkat dan secara serta merta menyerobot jus jeruk milik Sooyoung.

“YA!” protes gadis jangkung itu.

“Aku lelah, minta sedikit.” katanya santai.

“Hei.” Hyomin menyenggol lengan Hyoyeon ketika melihat Kwon Yuri yang baru saja bergabung.

“Yuri-ah, sini!” panggil Victoria. Yuri hanya menatap mereka datar lalu mengambil tempat yang jauh dari mereka. Ketujuh gadis itu hanya diam dan saling berpandangan melihat perilaku Kwon Yuri yang memang tidak pernah dekat dengan mereka.

“Kalau begitu aku kesana saja.” ujar Victoria dan mendekati Yuri yang sekarang sedang menghabiskan sebotol air putihnya.

“Aku heran, dari planet mana sih si Yuri itu berasal?” bisik Hyomin pelan.

“Entahlah. 7 tahun disini dan aku masih belum bisa dekat dengannya. Yoona-ah, bukannya dia itu sahabatmu?” tanya Sooyoung.

“Dulu. Lama-lama ambisi serta sikapnya membuatku merasa dia menjauh.” jawab Yoona.

“Dan sekarang dia sedang akrab dengan Vicky onnie sepertinya.” lanjut Luna.

“Vicky onnie itu orang yang ramah jadi aku tidak heran kalau dia dekat dengan semua orang.” ucap Yoona.

“Benar juga.” sahut yang lain. Mereka menghabiskan jam istirahat dengan saling mengobrol dan berbagi cerita sampai akhirnya para pria yang sudah selesai latihan datang dan menghampiri mereka.

“Annyeong..” sapa Chansung yang tiba paling awal.

“Annyeong. Sini, Chansung-ah, duduk disini!” Hyoyeon menjauh dari Sooyoung sehingga menciptakan ruang kosong di samping gadis jangkung itu.

“Ya..” Sooyoung tersipu malu.

“Tidak usah, aku duduk disana saja.” tolak Chansung.

“Gwencanha.” Hyoyeon dan Hyomin mendorong tubuh Chansung hingga pria itu duduk disamping Sooyoung.

Cuit~cuit~” Jaebum beserta yang lain yang baru datang langsung berseru ramai ketika mendapati Sooyoung dan Chansung yang duduk bersebelahan.

“Ada apa ini??” godanya.

“Ya, pergi sana!” Hyoyeon mendorong tubuh Jaebum agar menjauh dan tidak mengganggu Chansung.

“Ada yang duduk disini?” tanya Nichkhun sopan.

“Obseo.” Yoona menjawab dan sedikit bergeser memberi ruang untuk Nichkhun.

“Khamsahimnida.” ujar lelaki itu sopan.

“Victoria noona mana?” tanya Taecyeon yang dari tadi celingukan mencari partner dance nya.

“Itu disana bersama Yuri onnie.” tunjuk Luna.

“Gumawo Luna-ah.” Taecyeon mencubit gemas pipi chubby Luna lalu menghampiri Victoria.

“Kau sudah makan?” tanya Nichkhun yang sedang berusaha mencari bahan bicaraan.

“Sudah. Oppa tidak makan?”

“Ehm.. ini makananmu? Kenapa tidak dihabiskan?” tunjuk Nichkhun pada piring yang masih dipenuhi dengan nasi campur .

“Aku sedang tidak bernafsu.” jawab Yoona pelan. (whaaatttt???)

“Kalau begitu aku makan ini saja.” Khun menarik piring yang ada dihadapan Yoona kearahnya.

“Tapi oppa itu kan sisa makananku.” Yoona mencegah Nichkhun untuk memakannya.

“Tidak beracun kan?” Nichkhun memandnag Yoona dengan senyum manisnya lalu memasukkan sesendok penuh nasi campur kedalam mulutnya.

“Enaknyaa..” dia berseru panjang membuat Yoona terkekeh melihat tingkahnya.

“Ya, kalau mau pacaran jangan disini.” goda Junho.

” Apa? Siapa yang pacaran?” tanya Jaebum lantang.

“Ini, mereka berdua. Makan saja sepiring berdua.” tunjuk Junho.

“Charanta, Khun!” Jaebum bersorak keras.

“Kita kapan begitu, Hyomin-ah?” tanya Wooyoung genit.

“Iiih… sana sana sana!” Hyomin mendorong tubuh Wooyoung menjauh darinya.

“Hyomin-ah…” Wooyoung meratap melihat Hyomin yang tidak mau berdekatan dengannya.

nehga michyutna bwa jajonshimdo ubneunji..” Jaebum dan Junho menyanyikan lagu ‘again and again’ untuk menggoda Wooyoung.
side note: i think i’ve gone crazy, have i no pride

“Hei, sudah cukup istirahatnya! Sekarang ayo kita latihan bersama!” ajak Hyoyeon.

“Tapi kami kan baru saja sampai.” keluh para laki-laki.

“Lihat, Khun hyung saja belum selesai makannya.” tunjuk Taemin.

“Oppa! Cepat habiskan makananmu! Apa kau sengaja berlama-lama agar bisa terus dekat dengan Yoona?” omel Sooyoung dan Luna. Nichkhun dan Yoona saling berpandangan lalu mengalihakn pandangan mereka ke arah berlawanan.

“10 menit lagi kita berkumpul di ruang latihan. Beritahu juga dengan orang yang tidak ada disini!” kata Hyoyeon lalu dia bersama Minzy dan Hyomin kembali ke ruang latihan.

“Yoona, ayo kita ke ruang latihan saja!” ajak Sooyoung yang amat sangat tidak peka dengan keadaan sekitar.

“Hussh..!!” Chansung menyenggol lengan Sooyoung dan meletakkan telunjuk di bibirnya.

“YA!” Wooyoung membekap mulut Sooyoung dari belakang dan menariknya menjauh dari rombongan.

“Jang Wooyoung! Mau kau bawa Sooyoung kemana?” Chansung mengikuti Sooyoung dan Wooyoung.

“Kalau begitu kami juga pergi dulu ya.” ujar yang lain seakan mengerti situasi yang sedang terjadi.

Tinggallah Yoona dan Nichkhun berdua disini, ok mungkin bukan hanya mereka berdua. Masih ada Yuri, Victoria dan Taecyeon disini tapi tempat duduk mereka berjauhan.

“Ah, aku kenyang.”

“Minum dulu oppa.” Yoona menyerahkan botol minumnya pada Nichkhun.

“Gumawo.” Nichkhun mengambil botol minum dari Yoona dan meneguknya sampai habis.

“Yoona-ah, aku…”

“Khunnieee….” terdengar suara manja Victoria dari belakang.

Yoona dan Nichkhun menoleh kebelakang dan benar saja, Yuri, Taecyeon beserta Victoria sedang berjalan menghampiri mereka.

“Yang lain kemana?” tanya Taecyeon.

“Sudah duluan ke ruang latihan.” jawab Nichkhun singkat.

“Kalau begitu kita kesana saja yuk!” ajak Taecyeon.

“Shireo! Aku masih mau disini berduaan dengan Khunnie, ya kan?” ujar Victoria manja dan mengeluarkan seluruh aegyo nya. (omma, plisss deh!)

“Ya sudah kalau begitu aku dan Yuri duluan ya.”

“Eh tunggu! Aku ikut kalian!” kata Yoona dan berdiri dari duduknya.

“Tapi Yoona-ah..”

“Aku duluan ya oppa. Annyeong. Onnie annyeong.”

“Yoona annyeong~” jawab Victoria lembut. Dan jadilah Yoona kembali bersama Taecyeon dan Yuri.

***

“Onnie, ponselmu bunyi!” teriak Minzy menunjuk tas berwarna hijau lumut Hyoyeon.

“Apa?” Hyoyeon balas berteriak.

“Ponselmu bunyi!” Minzy berteriak lebih keras. Hyoyeon mematikan stereo besar yang sedang memutar lagu circus milik Britney dan mengambil ponsel dari dalam tas nya.

“Nomor siapa ini?” gumam Hyoyeon. Setelah lama membiarkannya berdering, Hyoyeon menekan tombol hijau di handphone nya.

“Yeobseyo?”

“Hyoyeon-ah, apa kabar?” jawab seseorang dari seberang telpon yang membuat Hyoyeon membeku ketika mendengar suaranya.

-TBC-

 

Annyeong readers~
Setelah kemarin aku mengecewakan kalian dengan postingngan ff WGM part 9, aku post lanjutan ff ‘Let’s Dance’ yang part sebelumnya udah aku post 2 minggu lebih yang lalu.

Aku tau emang ff nya kurang seru tapi aku harap kalian suka. Dan bagi yang punya kritik atau saran, dengan amat sangat aku mengharapkan partisipasi kalian untuk bilang kalo-kalo ff ku emang kurang bagus. Bagi yang punya saran juga dimohon tinggalkan lewat komen yah karena itu bermanfaat bgt buatku kedepannya, ok?

Read it, Love it and COMMENT!

Iklan

33 thoughts on “[Series] Let’s Dance Part 3

  1. makin seru onn ! heheheh..
    walaupun aku sedikit kecewa karena onnie postny lama..
    aku juga author, jadi aku tau kalo buat ff gak selalu pikiran langsung muncul..

    heheheh.. onnie hwaitting ! aku dukung terus kok 🙂

    • Makasih dan maaf karna update yg emg lama (udh ampir 2 mmggu lbih kan?)
      Bener bgt, hrus dpet feel dan dpet mood yg pas buat bkin ff. Liat wgm part 9 ku, ancur ceritany krna ak emg lg ga mood buat nulis.

      Ko ak jd curhat sih?
      Hehee~
      HwaiTaeng!!
      Makasih ya support nya :’)

  2. Hihihihihii~~
    Akirnya ϑĩ post juga ^^
    Ini ƍà mengecewakan nihh :p
    Tambah seru aja~
    Boa jahat bgt yaa ngejebak gahee~~
    Hyo juga kasian, hyuk ϑĩ suru ngedeketin hyo buat mecah in konsentrasi hyo,pa lg hyo uda punya masalah sama yuri~ 😦

    Keren partnernya cocok semua kecuali khuna XD *joke*

    Н‎​aнaнaнa
    Wah 🙂
    Sebel ma vic umma ϑĩ sini 😦

    • Haha~
      Makasih ya vio ^^
      Kalo mslah KhunA sih, ehm… gmn yah, krna ak suka mrka jd psti Yoona ak psngin trus ama Khun (mian buat Khuntoria shipper)
      Ff ttg KhunToria kan udh byk yg bkin jd ak cm mau bikin KhunA aja, hee~

      Duuh, jgn sebel ama umma doonk, umma kan imut.
      *peluk2 Vic umma

      • duh bagus ceritanya tp aq agak krng ngeh ama pasangan KhunA. soalx aku lebih suka YoonA ama Taecyeon….
        Part selanjutnya jangan lama2 yah eon………

  3. Konfliknya Makin seru,,jdi dsni mksduny grup boa bkalan gunain nyuk bwt mecah knstrasi hyo biar grup mrka mnang??
    Kasihan hyo,masalah ma yul ja blm slesai dah da mslah lg,tp gpp deng,klo gni kn critanya mkin seru,hehe….
    Hwating author….

  4. itu knpa ya gahee ky ga enk gtu ya ktmu boa?
    mnding ga usa dateng,
    kyanya boa nyuru gahee dateng bwt liat murid2nya gahee tu,
    terus si unyuk suru deketin hyo gtu ya?
    kasian hyo d manfaatin nyuk d jahatin yuri..
    chap berikut hyo gmn ya..
    hehe ditunggu next chap nya 🙂

  5. hwaa.
    part ini makin seru.
    banyak couplenya lagi.^^

    keep writing ea chingu.^^
    ga sabar nunggu hyohyuk couple muncul. #emangada

    • iya, yg ini emang byk couple nya. ada yg cm sekedar partner dance tp ada juga yg emg benerny bgtu, keke~

      HyoYuk bakal ada ko tapi jgn terlalu berharap kalo mrka b2 bakal dpet adegan romantis yaah~

    • Buat yg kngen ama Khuna smga itu mengobati rs rindu kalian *apalah
      Yup! Yg nelp emg Hyuk. Niatny pgen bkin reader pnsrn tp ga jd krna reader udh tau dluan.

      Siip (y)

  6. maaf maaf maaf *bow 90 derajat
    baru bisa komen, karena masih uas bahkan sampe kamis besok baru selesai *curhat

    makasih banget banget banget sama chingu karena request ku udah terkabulkan buat banyakin cast sooyoungnya, gomawo *bow
    dan ada hyohyuk juga kekekeke ^^

    lanjutkan chingu, hwaiting !!

  7. Kak, akhirnya bikin penasaran banget nih … Kapan lanjutannya ???
    Yang telp hyoyeon itu eunhyuk kah ?? *penasaran banget*
    Lanjutin !! Lanjutin !! 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s