[Series] We Got Married part 9

Title: We Got Married part 9
Cast: Sooyoung – Hankyung

Sooyoung dan Hankyung mengikuti arahan PDnim. Mereka berdiri di ujung jalan dan ketika kamera sudah rolling, mereka berjalan sambil melihat kesekitar.

“Oppa kita mau kemana?” tanya Sooyoung.

“Entahlah, yang kutahu kita hanya disuruh kesini. Ooh! Kartu misi!” Hankyung berteriak (pura-pura) kaget ketika melihat seorang kru mengantar sebuah kartu misi pada mereka dan sebuah kotak kecil.

“Khamsahimnida.” Sooyoung dan Hankyung berterima kasih lalu sang ‘kurir’ pun berlalu.

“Apa isinya?” tanya Sooyoung tidak sabar.

“Enthalah. Kita buka dulu kartunya.” Hankyung menyerahkan kotak kecil itu ke Sooyoung sementara dia membuka amplop berisi misi mereka.

“Sel.. -se..mat.. Selam…” Hankyung agak kebingungan membaca tulisan didalamnya karena dia bukanlah orang Korea.

“Huuh, sini biar aku yang baca!” Sooyoung menyerahkan kotak kecil itu pada Hankyung dan meminta kertas berukuran cue card itu.

“Selamat kalian telah mendapat RUMAH BARU dan misi kalian hari ini adalah mendekorasi rumah tersebut sedemikian rupa lalu undang beberapa keluarga untuk berkunjung. Lagi? Undang keluarga lagi?” Sooyoung yang tadinya pura-pura gembira langsung lemas melihat kata ‘undang keluarga’ yang berarti mengundang para saudara rakus nya itu!

“Apa? Apa tadi kau bilang kita dapat rumah?” Sooyoung mengangguk. “Dan katanya kita harus mendekorasi rumah itu hari ini.”

“Kita dapat rumah dimana?”

“Entahlah. Oppa, coba buka kotak itu.” Hankyung membuka kotak kecil tadi dan menemukan sebuah kunci dan secarik kertas berisi alamat.

“Kurasa ini pasti kunci rumahnya. Daann.. coba kulihat!” Sooyoung mengambil kertas berisi alamat itu dari Hankyung.

“Menurut alamatnya ada di dekat sini.” Sooyoung melihat kesekelilingnya. Mereka memang sedang berada di daerah kompleks perumahan.

“Oppa, coba kita kesana!” Sooyoung mengajak Hankyung untuk melihat sederet rumah bercat pink dengan atap biru muda.

“Ooh, ini dia! Nomer 7!” Sooyoung berteriak girang ketika melihat rumah nomor 7 seperti yang ada di alamat tadi.

Mereka berjalan masuk ke halaman. Walaupun tidak besar namun halaman ini dipenuhi bunga mawar pink dan anggrek ungu. Selain itu juga terdapat jalan setapak menuju pintu rumah.

Hankyung mengeluarkan kunci dari kotak kecil lalu membuka pintu. Rumah bernuansa putih-pink itu nampak kosong, namun terdapat sebuah sofa panjang, satu tempat tidur dan sebuah kulkas di ruang tengah.

“Ooh, rumahnya bagus sekali.” Sooyoung terkagum-kagum.
Hankyung mengecek seluruh bagian rumah. Walaupun indah namun rumah ini amat kecil, memang pantas untuk newly wed.

Hanya terdapat satu kamar tidur dan satu kamar mandi, dapur dan satu ruangan kecil yang sepertinya adalah gudang.

“Rumahnya benar-benar indah.” Sooyoung tersenyum puas.

“Aku sudah lama mengimpikannya.”

“Kau suka?” tanya Hankyung, Sooyoung mengangguk.

“Oppa, bagaimana kalau kita beli beberapa barang?” usul Sooyoung.

“Boleh. Tapi sepertinya kita harus mengatur sofa, kulkas dan kasur ini dulu.”

“Arasso!” Mereka berdua menggeser sofa keujung ruangan, kulkas di letakkan di dapur lalu setelah itu mendorong kasur kedalam kamar.

“Aah, lelah juga.” keluh Sooyoung.

“Kau berkeringat.” Hankyung mengambil sapu tangan dari sakunya untuk menghelap keringat yang berjatuhan di pipi chubby Sooyoung.

“Gumawo oppa.” Sooyoung tersipu lalu buru-buru mengambil sapu tangan dari Hankyung dan mengelap wajahnya sendiri.

“Kita keluar sekarang?” ajak Hankyung. Sooyoung mengangguk dan tersenyum.

Mereka keluar dan berjalan ke sebuah mall. Dengan konsekensi mereka sebagai idol tentunya mereka tidak bisa keluar dengan leluasa. Beberapa orang yang melihat mereka langsung memanggil-manggil nama mereka.

“Hankyung oppa saranghae~”

“SooKyung couple saranghae~”

Beberapa dari mereka menggila namun tidak dapat mendekat karena saat ini sedang syuting. Sooyoung dan Hankyung hanya tersenyum, melambai dan membungkuk rendah tanda mereka berterima kasih.

Mereka masuk kesebuah toko peralatan atau semacam keperluan rumah.

“Kira-kira apa yang kita perlukan?” Hankyung bertanya pada Sooyoung.

“Ehm… Kita mulai dari yang besar dulu. Aku rasa kita perlu kompor.”

“Kompor? Hm… Yang ini?” Hankyung menunjuk sebuah kompor gas berwarna biru.

“Aah.. shappire!!” Sooyoung tersenyum lebar ketika melihat warna Super Junior. “Kita ambil yang ini. Lalu setelah itu apa lagi?”

“Hm… Pecah belah.”

“Apa? Pecah apa?”

“Huhh…” Soooung menarik nafas panjang. “Piring dan gelas.”

“Ooh… Piring dan gelas!” Hankung mengangguk mengerti. Mereka mendorong troli dan berhenti di tempat barang-barang pecah belah.

“Aaa… Kyeopta..” ujar Sooyoung melihat piring dan gelas yang bercorak lucu dan colourful.

“Kau suka warna apa, Sooyoung-ie?”

“Hmm… Tentu saja pink! Itu kan warnaku.”

“Kalau begitu kita pilih piring warna pink saja!” seru Hankung semangat.

“Oppa! Mana ada orang yang makan dengan piring warna pink?” Sooyoung menggeleng-gelengkan kepalanya.

“Lantas?”

“Piring kita pilih warnaaa…hmm… Oppa suka warna apa? Selain biru?”

“Aku suka putih.”

“Aku juga!”

“Kalau begitu untuk piring kita pilih warna putih saja.” Sooyoung mengambil 3 buah piring, 2 buah mangkuk, dan 2 buah mangkuk sup berwarna putih. Selain itu Sooyoung juga membeli sebungkus sumpit berisi 5 pasang dan beberapa sendok.

“Lalu gelas!” Sooyoung berjalan sedikit ke tempat diletakkannya gelas-gelas lucu.

“Sooyoung-ah, kita cari couple mug ya.” usul Hankyung.

“Ah, ide bagus oppa!” Sooyoung dan Hankyung memutuskan pilihan mereka pada sepasang mug berwarna pink dan biru bergambar teddy bear.

“Aku suka teddy bear.” gumam Sooyoung.

“Kau suka? Aku juga suka teddy bear!” sambut Hankyung.

“Chinja?” seru Sooyoung kaget. “Waah, sepertinya kita memiliki satu kesamaan.”

Selain itu mereka juga memilih sepasang sandal rumah, sikat gigi, dan couple pajama berwarna biru untuk Hankyung dan pink untuk Sooyoung. Mereka juga membeli satu bed cover berwarna hitam dan beberapa bantal.

Setelah selesai, mereka membayar dan pulang kerumah baru mereka.

“Oh, ini berat!” keluh Sooyoung ketika membawa kompor gas. “Sooyoung-ah, kau tidak apa-apa?” tanya Hankyung cemas. Hankyung sendiri tengah mengangkat bungkusan bantal serta pernak-pernik yang sudah mereka beli.

“Aah…” Sooyoung berteriak ketika pegangannya pada kompor terlepas namun jantungnya hampir copot ketika melihat orang yang sudah memegang kompor gas yang terlepas darinya.

“Aku bantu onnie.”

“Yoona?”

“Hankyung oppa! Bagaimana mungkin kau menyuruh onnie ku mengangkat kompor seberat ini?” Yoona mengomel.

“Yoona-ah, sejak kapan kau disini?”

“Baru saja.” Yoona mengangkat kompor gas yang tadinya diang kat Sooyoung dengan gampang lalu masuk ebrjalan mendahului Hankyung dan berdiri di depan pintu.

“Tunggu apa lagi? Ayo buka pintunya.” Yoona menunjuk pintu dengan tatapan matanya agar pintu rumah cepat dibuka. Sooyoung langsung mencari kunci di dalam tas nya dan setengah berlari untuk membukakan pintu untuk dongsaeng dan suaminya.

“Gumawo.” Yoona tersenyum manis lalu tanpa dipersilahkan masuk dia masuk ke dalam layaknay rumah sendiri.

“Oppa, sini aku bantu.” Sooyoung mengambil beberapa kantong plastik dari tangan Hankyung dan membawanya masuk ke dalam rumah.

“Hah, home sweet home.” gumam Yoona setelah meletakkan kompor ags di atas meja dapur.

“Yoona-ah, kenapa kau bisa ada disini?” tanya Sooyoung heran sambil menyusun belanjaan.

“Aku ditelpon PD-nim tadi, katanya hari ini kalian pindahan. Onnie, kenapa kau tidak kasih tahu? Kalau tidak kan aku bisa ajak Hyoyeon onnie, lumayanlah dia bisa bantu nyapu dan ngepel.” ujar Yoona enteng. (GUBRAK! Author jatoh)

“Aku juga baru tahu hari ini. Ya, lebih baik kau bantu aku untuk menyusun barang-barang ini.”

“Mau langsung disusun? Onnie! Itukan masih kotor! Seharusnya kau cuci dulu setelah itu baru dimasukkan ke dalam lemari.” omel Yoona.

“Aigoo… Sekarang kau usdah berubah seperti Seohyun saja. Sejak kapan kau memeprhatikan masalah kebersihan Yoong-ie?” Sooyoung mencubit gemas pipi Yoona.

“Aah.. ONNIE!” Yoona emenpis tangan Sooyoung dari pipinya. “Aku tidak mau mencuci piring. Hankyung oppa! Sana bantu Sooyoung onnie!” etriak Yoona pada Hankyung yang sedang mengeluarkan sikat gigi dari dalam kantung plastik.

“Ya! Jangan membentak Hankyung oppa!” Sooyoung menjitak kepala Yoona yang bersikap seenaknya pada Hankyung.

“Aaw.. Onnie, kau lebih membela Hankyung oppa dari pada aku?” Yoona meringis kesakitan.

“Ne!”

“Apa sekarang kau ada di pihaknya? Tapi onnie, kita kan shiksins.” Yoona memebrikan pandangan tidak percaya pada Sooyoung.

“Sudah, jangan mendramatisir! Sana kerjakan tugas Hankyung oppa!” Sooyoung mendorong Yoona untuk menyelesaikan pekerjaan Hankyung.

“Onnie, jangan harap aku akan membagi cemilanku lagi!” ujar Yoona ketus lalu masuk kedalam kamar mandi layaknya dia sedang berakting dalam suatu drama.

“Kapan anak itu bisa waras?” gumam Hankyung dalam hati.

-TBC-

 

Ok readers. Mian yah kalo ff nya kependekkan dan ceritanya garing. Aku juga bingung mau nulis apa sebenernya dan hanya ini yang bisa aku pikirin. Hope you like it. Read it, Like it and COMMENT!

Iklan

38 thoughts on “[Series] We Got Married part 9

    • yeah, deer Yoona is BACK!!
      Kalo Yoona sendirian kayanya ga berani deh secara yang deigerecokin itu si Sooyoung bukan magnae innocent kaya Seobaby. kalo emang Yoong ngacak bakal digorok kali dia ama Sooyoung, keke~

  1. Horee uda update lol
    Yoona said ” aku juga mau dong ikutan nampang ϑĩ wgm~ sekalian promosi biar pada ntn aku”
    Sooyoung said ” km nampang ϑĩ sini tar gue turun pamor tauk, sana hush2 sikat wc sana ”
    Hankyung cuma bisa angguk angguk geleng geleng sambil nge-DJ ala Jungshin XD

    *gdubRak*
    #plak

    Aigoo~~
    Kalo boleh jujur nihh~~
    Garing banget part ini~
    😦
    Maap yaaahhh mesti jujur nih biar kedepannya bisa perbaikin lagi Н‎​aнaнaнa

    Kurang dapet feel nya ϑĩ sini 😦
    Updatenya lama gak papa kok~ asal feel nya dapet 🙂
    Reader cuman kasi saran sih :p

    Tapi secara keseluruhan bagus nih XD
    Ingetin part yongseo 🙂

    Lanjud ^^

    • makasih banget vio atas kritikkannya. jujur aku emang lagi perlu sama yg namanya kritik dan saran. aku mau reader juga ikut terlibat dalam cerita ini. juju, cerita ini aku bikin 1 jam sebelum aku post karena minggu2 ini aku emg ga ada minat buat bikin/baca ff.

      hmm…
      aku jadi ngerasa kaya ngejar-ngejar deadline nih, hee~
      suka ko pnya reader kaya kamu yg bisa kasih masukan buat kedepannya. makasih ya vio ^^

  2. Inget kamu,aq jadi inget hellen onni dulu yang sempet jatuh bgn terus 🙂
    Bikin ff nya santai aja ya, dian~
    Jgn sampai kayak keburu waktu deadline 🙂
    Tar ff yang kamu buat jadinya kurang brasa, kan reader juga kecewa 🙂

    Buat reader yang maksa2 itu blg in aja kalo mau update tepat waktu kamu ƍà bisa janji, ff itu perlu bgt feel nya biar readernya bisa ikut kebawa sama critanya 🙂

    Jgn stres2 ya, updatenya lama ƍà masalah kok ^^
    Smangat!! :p

    • iya. alasan aku bkin ff krna aku baca ff ny hellen onnie yg bagus2 bgt makanya aku jadi kepikiran buat nyoba bkin ff dan di ff pertamaku Hellen onnie lah yg komen (ko jd curhat?)

      iya, di ff ku yg lain aku emang bkinny sesuai ama mood. kalo aku lagi mood trus dpet ide aku bisa bkin ff cm dlem waktu 15 menit malah tapi kalo aku lg ga mood ya beginilah..

      makasih ya vio atas masukkanny, berarti bgt buat aku ^^

  3. annyeong onni!
    wah ada update hehe gak sia2 tiap hari nengokin blog ini.

    hmm tp jujur nih agak kecewa, soalnya kurang panjang hehehe
    trus aku kok ngerasa kayanya part ini cuma part *hmm gmana yah nyebutnya* yah kaya part hura2 gitu, gada klimaksnya soalnya
    uuh maaf ya onni aku blg gini >.<

    tapi aku ttp suka kok onni, lanjut yah, aku pst baca.
    pelan2 aja onni, jgn mmaksakan diri hoho

    • annyeong arini ^^
      yaah, seperti biasa ff ku ga panjang 😥
      iya, ini mungkin ff terburuk yg prnh aku bkin walopun yg laen jg ga bagus2 amat. disini ga ada konlik, ga ada yg greget lah.

      makasih ya arini udah mampir ke blog ku tiap hari dan maaf krna ga bisa update ff sesering dulu. ^^

  4. haha, suka yang ada part yoona.. lucu
    sooyoung sekarang suka belain hankyung, dan vice versa.. sooo sweet
    dan mereka jadi makin romantis *jadi kangen hangeng >.<

    bagus dian! tetap semangat ya!!

  5. annyeong.
    akhrnya update juga.
    hhi.^^

    part ini bgus sih tp kurang klimaksnya.
    jadi berasa cpet bgt bacanya.
    ga kya part2 sbelumnya.
    #mian

    hwaiting buat next part.^^

    • emg bner, part ini emg ga ada apa-apany, istlahny cm hura-hura doank. ga ada konflik, ga ada kemelut, ga ada apa-apa deh. mian ya udh ngecewain reader 😦

      tapi makasih ya dukungannya.
      Hwaiting!!

  6. onnie, bnyk typo tuh 🙂
    “Kapan anak itu bisa waras?” gumam Hankyung dalam hati.
    gg bkal waras kykny oppa 😛
    hoho… kalo waras, bukan Yoona namany *d timpug Yoona*
    bagus kok onnie ^^ cuma kurang konflikny doank 😛
    coba Yoona ngajak mmber laen maen ksna trus bkin kotor *kalo prlu jdi ancur brantakan deh* rumahny SooKyung, pzti seru 🙂

  7. uwooo~ udah banyak ff baru..
    mian dian aq telat koment
    huhu 😦
    waa, , cepet bgt mereka dapet rmh baru…
    napa cuma s yoong~ member laen pd ga niat bantu pa
    hehehehehhe…

    • kkk~
      lama ga keliatan nih.
      gpp ko, nyante aja kalo sm aku mah.

      iya, kecepetan ya? tp gpp lah biar mereka punya tempat berteduh, kasian kalo harus ngungsi ke dorm suju. Yoong kan rajin makanya dia bantuin Han ama Soo, keke~

      makasiiihh~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s