[OneShot] A Love to Kill

Title: A Love to Kill
Cast: F(x) Victoria – 2PM Nichkhun – SNSD Yoona
Genre: Thrill
PG +15

“Maaf tapi aku sudah terlanjur memiliki orang yang aku cintai.”

Kata-kata itu begitu menusuk di hatiku. Benarkah… dia tidak memiliki perasaan apapun padaku?

***

“Mana barangnya?” tanya seorang wanita ketika sudah berada di dalam sebuah toko.

“Kau yakin mau ini? Sepertinya bukan tipemu.”

“Sudah berikan saja!” wanita itu terlihat terburu-buru dan memberikan seikat uang kepada si penjual lalu sedikit berlari keluar dari toko.

“Wajahnya saja imut tapi hatinya keji.” gumam si penjual.

***

“Oppa, ada apa?” tanya gadis berambut pendek pada pria di sampingnya.

“Aku ingin bicara sesuatu padamu.”

“Apa?”

“Ehm… Aku…sebenarnya aku…”

I’m gonna be OK! Gonna be ok! Baby without you~

“Sebentar Yoona-ah.. Yeobseyo?” Lelaki itu berjalan sedikit jauh dari wanita bernama Yoona tadi.

“Ada apa sih? Bikin penasaran saja.” gumamnya.

“Apa kabar, Yoong?” sapa seorang wanita berambut panjang yang ada di hadapan Yoona dengan suara pelan.

“Oh? Onnie? Sejak kapan onnie ada disitu?” Yoona berdiri menyambut kedatangan seseorang tadi.

“Sudah dari tadi.” jawabnya datar.

“Onnie sedang apa disini?”

“Aku? Hanya jalan-jalan saja.”

“Onnie.. Ada yang salah?” Yoona akhirnya menyadari perbedaan sikap wanita itu.

Wanita tadi menatap Yoona dan menunjukkan seringainya yang cukup mengerikan. Perlahan tangannya mengeluarkan ‘benda’ yang tadi sudah dibelinya.

“Onnie, kau kenapa?” Yoona mundur beberapa langkah.

“Kenapa menjauh, Yoong? Kau takut padaku?” tanyanya tanpa menghilangkan seringainya.

“Onnie… Hentikan, aku takut.”

“Takut? Kenapa kau harus takut?” tanyanya lagi dan terus berjalan mendekat. Dia mengacungkan benda yang sudah berhasil dikeluarkannya dari saku jaketnya.

“Onnie…”

“Selamat tinggal, Im Yoona. Aaah…!” alih-alih berhasil menembakan senjatanya ke arah Yoona, wanita itu jatuh tersungkur berkat seorang lelaki tinggi.

“Yoona-ah, kau tidak apa-apa?” tanyanya. Yoona mengangguk dan langsung memeluknya. Tanpa mereka berdua ketahui, wanita tadi bangkit secara perlahan dan mengarahkan senjata yang sudah ada di tangannya ke kepala Yoona.

“Oppa!!!!”

DUARR !!

Suara peluru terdengar keras. Yoona merasa bebannya amat berat. Perlahan mereka berdua merosot dan jatuh ke tanah.

“O..oppa…” Yoona bersuara dengan pelan.

“Khun oppa.” Yoona kembali memanggil namun yang dipanggil tidak mengeluarkan suara apa-apa. Yoona mengangkat satu tangannya yang ada di punggung Nichkhun. Darah. Kulit putihnya sudah terganti dengan warna merah pekat.

“OPPA! Khun oppa! Bangun! Oppa bangun! OPPA BANGUN!” Yoona berteriak seperti orang gila sambil mengguncang-guncang tubuh kaku yang ada di pelukannya.

“Kh… Khun?” gadis berambut panjang tadi menjatuhkan senjatanya dan berjalan menghampiri korbannya.

“Khun.” panggilnya lagi.

“Onnie! Eotekke?” Yoona memandang wanita itu dengan penuh harapan dia akan membantunya. “Oppa! Bangun! Oppa bangun!”

“Awas kau!” wanita tadi mendorong tubuh Yoona dengan kasar sehingga gadis kurus itu sedikit terpental ke belakang.

“Khun? Khun? Bangun Khun, ini aku. Ini aku, Vicky. Aku Vicky, wanita yang selalu kau cintai. Bangun, BANGUN!!”

“Y.. Yoon…a” Nichkhun bergumam walaupun matanya tetap tertutup.

“Apa?”

“Yoon…a.”

“Oppa, aku disini!” Yoona dengan cepat berdiri dan menghampiri Nichkhun. Dia menggenggam tangan Nichkhun yang dingin, namun bersih dari darah tidak seperti tangannya.

“Yoona-ah…”

“Ne oppa?”

“Sar..angh..ae.” mata Nichkhun menutup tepat setelah dia menyelesaikan kalimatnya.

“Andwe! Andwe! OPPA!” Yoona menjerit keras sedangkan gadis bernama Vicky tadi hanya bisa mematung.

“Oppa! Aku juga mencintaimu! Bangun!! Jangan mati! Victoria onnie, apa yang harus kita lakukan?”

“Ini semua salahmu.” ujarnya pelan, tatapan matanya kosong namun lama-lama semakin memancarkan kebencian.

“Ini semua salahmu, Yoona! Ini semua salahmu!!” dia berteriak seperti orang kesurupan. Yoona yang ketakutan mempererat pelukannya pada tubuh Nickhun.

“Yang seharusnya mati itu kau, BANGSAT!” dia kembali mengacungkan pistolnya tepat di depan kepala Yoona. Yoona yang sudah ketakutan setengah mati hanya bisa menutup matanya.

DUAR!

Sebuah bunyi letupan kembali terdengar namun Yoona tidak merasakan sakit apapun. Apa itu tandanya dia sudah ada di surga? Pelahan dia membuka matanya namun keadaan disekelilingnya tetap sama seperti yang dia ingat sebelumnya.

Yoona memandang kesekeliling dan betapa kagetnya dia melihat Victoria yang sudah terbujur kaku dengan sebuah lubang di pelipis kepalanya.

“ONNIE!!” Yoona memekik keras dan melepaskan tubuh Nichkhun. Dia beralih memeluk tubuh onnie kesayangannya yang sekarang sudah tak bernyawa.

Walaupun aku tidak bisa memilkimu di dunia, tapi sekarang… hanya ada kita berdua.

-END-

Ga dapet feel nya? Jangan heran karena ff ini emang terrible banget! Tapi tetep buat yang udah baca jangan lupa buat komen yaah~

Iklan

26 thoughts on “[OneShot] A Love to Kill

  1. gag dapet d dunia, di aherat pun jadi..
    haha sadis onn,
    knpa kok jd sadis gt?
    dendam ama silent reader ya..?hwhwhw 😛
    hwaiting onnii 🙂

  2. Mirip sama ffnya hellen onni yang terakhir ya~
    Tapi ϑĩ sini onni ku kok jahat bgt (╥﹏╥)
    Hueee meweekk~~ XD
    Khuntoria shipper sihh 🙂

    Hehehe~~
    Kereeenn thriller~ tp kurang sadiss~
    ƍà sampe klimaks 😦

    Keren tapi kok ~ 🙂

    • Oya? Ff yg mana?
      Duuh, sumpah ak ga plagiat loh..

      Mian ak bkin Vic omma jd jahat (dy onnie ku jg loh..)
      Krg sadis y? Hmm.. Kpan2 ak bkin yg lbih sadis lg deh.

      Gumawo ats sarannya ^^

  3. hwaa.
    vic onnie cinta mati bgt tuh sama khun oppa.
    coba aja mereka mati bertiga.
    pasti tmbh seru.
    hhe.

    tp yg ini ttep seru.
    mantap dah.^^

  4. hiaaaaaaaaaaaaaaa…..

    vic umma ganas… *ngumpet di punggung yesung, ditembak vic umma..
    pendek kali ya makanya kurang dapat feelnya..
    makanya yoong onnie ama bum oppa aja, kan vic umma gk nembak2.. hehehe

    asap postnya yaaa..

  5. wew, ako kira yang ngebunuh itu yoona, ternyata victoria o.O
    cinta segitiga antara vic-khun-yoong 😀
    ako suka ceritanya, walopun rada kependekan *digeplak author*
    makasih ff na ^_^

  6. Iya kurang panjang,jadi kurang sadis dan feelnya kurang.___.
    Tapi tetep keren dan aku suka =D
    Vic unnie jahat ( ─━┘Д└━─)z tapi tetep suka *plakk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s