[Series] We Got Married part 3

We Got Married part 3

Sooyoung – Hankyung

SMTown

“Hah? Di kantor?” aku dan Sooyoung teriak bersamaan.

“Tentu saja. Ini pertama kalinya pasangan WGM berasal dari perusahaan yang sama, maka dari itu kami ingin kencan pertama kalian ya di kantor kalian sendiri.” terangnya.

Aku dan Sooyoung hanya saling betukar pandang, pasrah. Tamatlah riwayat kami.

***

Ketika kami sampai ternyata manager hyung dan manager SNSD telah menunggu. “Annyeonghaseyo PD-nim.” sapa manager kami. Mereka dan beberapa orang staf masuk ke ruang rapat sementara kami bersiap-siap.

“Oppa, kira-kira bagaimana ya nantinya?” tanya Sooyoung. Wajahnya sudah lebih tenang dibanding tadi.

“Molla. Semoga saja anak-anak yang tidak bereaksi berlebihan.” jawabku penuh harap.

“Kalian sudah siap?” tanya PD-nim, kami berdua mengangguk.

“Let’s go!”

Hari ini kami akan bertemu seperti biasa di kantor. Aku dan Sooyoung berpisah *tentu saja*, dia ke ruang latihan SNSD dan aku ke ruanganku dan para member yang lain.

***

Sooyoung’s POV

Aku berjalan dengan kamera dibelakangku.”Onnie…” panggil Seo ketika aku muncul. Dia heran melihat beberapa kameramen datang bersamaku. “Jangan tanya!” cegahku sebelum dia banyak bertanya. Seohyun hanya mengangguk tanda mengerti.

“Ehm.. Mohon perhatiannya sebentar!” panggil PD-nim. Semua member yang tadinya sibuk dengan urusan masing-masing menghentikan pekerjaan mereka dan menatapnya dengan serius.

“Hari ini syuting akan syuting disini. Karena Sooyoung-ssi dan Hankyung-ssi berada di management yang sama maka dari itu kami ingin kencan resmi mereka diadakan di kantor jadi saya mohon kerja sama dari para member SNSD.” jelasnya.

“Nee~” koor member yang lain, mereka terlihat senang. Tentu saja! Ini kan ‘makanan’ mereka.

Setelah mempersiapkan segala macam kamera, lighting, ganti kostum dan lain-lain akhirnya syuting pun di mulai.

“Ok, camera rolling… Ready aaand ACTION!”

“Onnie, bagaimana perasaanmu setelah menikah?” tanya Yoona. Harus kuakui akting Yoona benar-benar bagus, amat natural.

“Yaa… Kau tahu lah..” jawabku pelan.”Apa kalian sudah membeli couple ring?” tanyanya lagi. Pertanyaan bodoh! Di kencan kami yang kemarin kami berdua seharian direcoki Heechul oppa, mana mungkin beli cincin.

“Ehm? Oh, belum.” aku menjawab dengan singkat lagi.”Kenapa belum? Seharusnya kau sudah membeli cincin, memutuskan nama panggilan kalian, membicarakan masa depan kalian dan…”

“Kau ini berisik sekali!” Yuri buru-buru membekap mulut taeyeon yang entah-dari-mana muncul begitu saja.

“Mereka juga baru sekali berkencan jadi mana mungkin sudah memutuskan banyak hal.” ujar Tiffany.

“Kan pelan-pelan dulu.” lanjut Sica.”Tapi kapan kau akan kencan dengannya lagi?” tanya Hyoyeon semangat.”Belum tahu. Mungkin besok, atau lusa, atau besoknya lusa” jawabku asal.

“Aah… Onnie..!” protes Yoona karena aku tidak serius.

Gee gee gee gee baby baby baby~

Nada pesan masuk berbunyi. Aku mengeluarkan handphoneku dari tas dan terlihat Hankyung oppa yang mengirim pesan. Ada apa gerangan?

Bisa tidak kau ke atap sekarang?

Hanya itu isi sms nya. Ke atap? Sekarang? Tapi bukannya sekarang sedang syuting? Apa ini bagian dari skenario?

“Apa onnie? Siapa yang sms? Hankyung oppa?” magnae terdengar bersemangat. Ada apa lagi dengannya?

“Aku keluar dulu. Kalian disini saja!” ancamku ketika member-member yang lain hendak mengangkat tubuh mereka dari duduknya.

“Ada apa sih?” gumamku pelan sambil membalas sms dari Hankyung oppa.

Kenapa oppa?

Meskipun menurut laporan smsku sudah terkirim tapi bahkan ketika aku sudah sampai di depan pintu atap kantor pun tidak ada balasan apa-apa.

***

Hankyung’s POV

“PD-nim.” panggilku ketika kami sedang berjalan masuk.”Ada apa, Hankyung-ssi?””Sebenarnya hari ini aku berencana untuk memberikan sedikit kejutan untuk Sooyoung.”

“Benarkah? Kejutan apa memangnya?” tanyanya, sepertinya dia tertarik.

“Sebenarnya aku sudah lebih dulu membooking sebuah restoran untuk kencan kami, restoran milik Yesung. Tapi sepertinya hal itu tidak mungkin terjadi.”

“Waah, sayang sekali. Kenapa tidak kau diskusikan dulu pada kami?””Maaf, aku hanya ingin membuat kalian terkejut saja.” aku menunduk dalam.

“Alih-alih gagal, kenapa kau tidak membuat kejutan disini saja?””Kejutan disini?” tanyaku heran.

“Iya, kau kan bisa melakukan ‘sedikit’ kejutan untuk Sooyoung-ssi disini.” dia mengedipkan sebelah matanya padaku, agak mengerikan sebenarnya.

“Aah!! PD-nim, bisa kau tunggu aku disini sebentar?” pintaku.”Tentu saja!” jawabnya. Aku buru-buru berlari dan masuk ke ruangan Super Junior. Aku mencari-cari tas Shindong dan Eunhyuk.

Setelah lama mengubek-ubek tempat itu akhirnya kutemukan 2 buah tas yang paling besar dan isinya paling banyak.
“Dapat!” seruku dan langsung memboyong benda-benda tadi keluar.

Aku terus berlari ke ujung koridor dimana terdapat ruangan DBSK disana. Kubuka pintunya dan ruangan terlihat kosong. Aku mengendap-endap masuk dan langsung mencari benda yang ku incar. Tidak sulit karena benda itu tergeletak begitu saja di atas meja.

Benda apa? Tas Changmin tentu saja! Tasnya lebih besar dan lebih berat dari punya eunhyuk, kira-kira samalah dengan ukuran tas Shindong.

Tanpa ba-bi-bu lagi langsung tas itu ku ‘pinjam’ dan ku bawa keluar.

“Sudah? Apa yang kau bawa?” tanya PD-nim ketika aku sudah kembali. “Sedikit cemilan untuk Sooyoung.” jawabku.”Eeehhh???” koor para kru disana yang jelas saja membuatku bingung.”Sedikit? Hahaa… Aku rasa itu cukup untuk jadi snack kru disini, Hankyung-ssi.” PD-nim tertawa.

“Dia itu shiksin.” bisikku.”Oooh…” koor mereka lagi.”Baiklah, sekarang kau ingin memberinya kejutan dimana?” tanyanya lagi.”Di atap kantor!” jawabku mantap.

Kami semua berjalan ke atas untuk menyiapkan kejutan kecil Sooyoung. Tidak perlu repot-repot mendekorasi tempat ini karena atap kantor kami sudah seperti taman bunga. Di pinggir-pinggirnya pun terdapat beberapa buah bangku taman untuk duduk.

Tempat ini memang dibuat khusus untuk artis-artis disini supaya mereka bisa beristirahat sekaligus menenangkan diri.

“Waah, tempat ini benar-benar bagus!” puji PD-nim.”Tempat ini memang khusus dibuat untuk bersantai.” ujarku sambil menarik meja ke tengah.

“Hei, ayo bantu Hankyung-ssi!” perintahnya pada anak-anak buahnya. Dengan cepat mereka ikut menarik 2 buah kursi.

“Hankyung-ssi, Setelah urusan meja dan kursi selesai, ku keluarkan isi dari 3 tas yang kalau ditumputk menjadi 1 besarnya hampir sama dengan bada Shindong.

Benar-benar daebak! Mulai dari snack, susu kotak, cola, chocopie, kue beras, beberapa bungkus ramyeon, dan coklat! Ehmm… Aku suka cokelat! Kucomot beberapa buah cokelat dan kunikmati dengan penuh penghayatan.

“Jangan dimakan semua, Hankyung-ssi, bisa habis nanti.” ujar PD-nim dari pinggir karena kamera sudah kembali memutar sekarang.

“Aah, mian.” ucapku malu. Ketika semua sudah selesai, aku mengeluarkan handphoneku dan langsung sms Sooyoung. Hah? 8 missed call dari Yesung? Aah, sudahlah!

Bisa tidak kau ke atap sekarang?

End of Hankyung’s POV

***

Di lain tempat

“Mana? Katanya mereka mau kencan disini? Kenapa belum datang-datang juga?” tanya Heechul geram.”Bener kok, kemarin Hankyung hyung bilang kalo dia mau kasih kejutan buat Sooyoung.” jawab Yesung.”Aah, udah capek dekorasi restoran tapi orangnya belum dateng!” gerutu Yoochun dan Jaejoong.

“Coba telpon!” usul Leeteuk.Yesung berusaha menelpon Hankyung tapi hasilnya nihil.

“Kok perasaanku ga enak ya?” gumam Eunhyuk, Changmin dan Shindong bersamaan.

Back to SM Building

Sooyoung’s POV

Kreek..Pintu sedikit berderit ketika ku buka. Kulihat sudah banyak kamera di dalam, itu tandanya ini bagian dari syuting. Aku berjalan masuk dan terlihat Hankyung oppa tengah tersenyum manis.

“Ayo kesini.” dia melambaikan tangannya.”Waah, ini apa oppa?” aku benar-benar kaget karena ditengah-tengah kami sudah ada meja berisi penuh makanan.

“Kejutaan!!!” serunya sambil merentangkan kedua tangannya. Aku tersenyum terharu. Walaupun aku tahu ini bagian dari skenario tapi belum pernah ada laki-laki yang berbuat seperti ini padaku.

“Gumawo oppa.” Dia menarik sebuah kursi untuk aku duduk dan setelah itu dia duduk di depanku.

“Kau suka?” tanyanya sambil membuka sekaleng cola.”Ehm!” aku mengangguk kencang. “Gumawo oppa.”

Dia memberikan sekaleng cola padaku kemudian membuka 1 lagi untuknya.

“Tidak dingin.” ujarku.

“Mian, itu memang belum masuk kulkas.”
Aku hendak mengambil chocopie sebelum akhirnya mataku tertuju pada sekotak cokelat.”Waaah, cokelat!” gumamku ketika melihat ‘benda berharga’ itu.

“Kau suka coklat, Sooyoung-ie?” tanyanya. Aku mengangguk lagi.

“Ternyata kita sama.” Hankyung oppa mengambil kotak cokelat tadi dan membukanya kemudian memberikan kotak berisi coklat berbentuk hati tadi padaku.

“Oppa dapat semua ini dari mana? Oppa beli?” tanyaku sambil memasukan satu-persatu cokelat ke dalam mulutku.

“Tentu saja! Ini memang persediaanku kalau-kalau kau ingin ngemil nanti.” jawabnya. Wah, Hankyung oppa memang daebak!

“Oppa mau?” aku menyodorkan cokelat yang ada di tanganku. Dia tersenyum dan mengambil beberapa buah. Aku bisa saja menghabiskan seluruh makanan yang ada di meja ini dalam waktu kurang dari 1 jam tapi berhubung sekarang aku sedang syuting jadi aku tidak ingin merusak image ku.

“Sooyoung-ah, bagaimana kalu habis ini kita jalan keluar?” ajaknya.

“Keluar? Boleh! Tapi mau kemana oppa?””Ikut saja! Nanti juga kau tahu.”

***

Yesung’s Restaurant

“Tidak diangkat!” keluh Yesung.”Kalau begitu coba telpon SNSD dan tanya apa Sooyoung ada bersama mereka atau tidak.”

Yesung mengangguk dan memencet beberapa digit nomor.”Yeobseyo? Yoona-ah.  Oppa mau tanya, apa Sooyoung ada bersama kalian? APA? Dasar kurang aj… Arasso!” Yesung menutup telpon dengan penuh emosi.

“Kenapa?” tanya Kangin.”Dari tadi mereka berdua ada dikantor! Mereka syuting disana!” seru Yesung keras.

“APAAA?” koor para member SuJu dan DBSK bersamaan.
Sayang sekali niat mereka untuk mengacaukan kencan Sooyoung dan Hakyung tidak berjalan sesuai harapan.

“Kau kenapa?” tanya Yunho ada Changmin.”Entahlah hyung, perasaanku tidak enak. Sepertinya telah terjadi sesuatu.” jawab Changmin pelan, ekspresi wajahnya menunjukkan bahwa dia sedang khawatir.

“Memangnya apa?””Entahlah tapi aku terus kepikiran sama tas ranselku yang kutinggal begitu saja di atas meja sebelum kita kesini.”

***

Sooyoung’s POV

“Oppa, kita mau kemana?” tanyaku ketika kami sudah masuk ke dalam mobil.

“Ada aja! Nanti juga kau akan tahu.” jawabnya. Kenapa Hankyung oppa jadi begini? Aneh! Aku hanya diam dan tidak berkata apa-apa. Sepanjang jalan kami hanya mengobrol ringan seperti kehidupan di dorm dan kebiasaan para member-member lain (ayolah, skenarionya benar-benar payah!)
Setelah berkendara kira-kira 1 jam akhirnya kami sampai di pusat perbelanjaan.

“Kita kesini? Kenapa?” tanyaku heran.”Kita tidak bisa menikah tanpa cincin kan?” bisiknya pelan.Aah, dasar Sooyoung bodoh! Tentu saja kami harus membeli cincin!

Kami masuk ke dalam mall dan seperti yang sudah kuduga, keadaan di dalam mall tiba-tiba jadi kacau dan mendadak ramai. Semua orang langsung datang dan mengerubungi kami.

“Berjalan di sampingku.” Hankyung oppa menarik langanku agar aku berjalan di dekatnya. Aku hany menurut dan merapatkan tubuhku ke tubuhnya agar aku tidak tenggelam di antara orang-orang.

“Disini saja!” Hankyung oppa menarikku ke sebuah toko perhiasaan. Untungnya orang-orang tadi tidak bisa ikut masuk karena dihalang oleh kru dan pemilik toko ini.

“Kami ingin lihat cincin kawin.”. kata Hankyung oppa tenang. Kentara sekali pegawai yang sedang melayani kami adalah seorang elf karena dia tidak bisa mengecilkan matanya semenjak kami masuk kesini. Dengan gugup dia meminta kami untuk memilih beberapa pasang cincin kawin yang ada.

“Kau mau yang mana, Sooyoung-ie?” Aku masih sibuk memilih karena semua cincin terlihat bagus.

“Aku bingung.” gumamku.”Bagaimana kalau yang ini saja?” Hankyung oppa meruju pada sepasang cincin. Benar! Bentuknya sederhana namun tetap terlihat elegam dengan mata berlian kecil di tengahnya.

“Kau suka?” tanyanya. Aku mengangguk setuju.”Kami pilih yang ini saja!” Hankyung oppa menunjuk cincin tadi.

“Maaf tapi apa disini bisa membuat ukiran di cincin?” tanyaku.”Ukiran?” tanya Hankyung oppa dan pegawai tadi bersamaan.

“Iya. Kau tahu, nama yang diukir di dalam cincin? Seperti yang biasanya ada di drama.” aku menjelaskan.

“Aah, itu!” Hankyung oppa berseru tanda dia mengerti.”Bisa.” jawab pegawai tadi singkat. “Mau ukir nama apa?””Namaku di cincin pria dan nama Hankyung di cincin wanita.” jelasku.

“Arasso. Tunggu sebentar ya!” jawabnya dingin.”Idemu bagus juga!” puji Hankyung oppa.

“Gumawo.”

Setelah menunggu beberapa saat akhirnya cincin tadi sudah siap dan benar saja, di cincinku terdapat nama ‘Hankyung’ dan di cincinnya terdapat nama ‘Sooyoung’. Hankyung oppa mengambil cincinku dan memasangkannya di jari manis sebelah kiri. Aku juga melakukan hal yang sama padanya.

“Mulai sekarang, kita sudah menjadi suami-istri yang ‘sah'” kata Hankyung oppa dengan menekankan kata ‘sah’ di kalimatnya tadi.

-TBC-


Part 3 udah ak post! Entah menurut kalian bagus atau tidak yang jelas bagi yang udah baca WAJIB KOMEN!

Iklan

46 thoughts on “[Series] We Got Married part 3

  1. wah udah update lagi!! hankyung romantis bener.. (meski dengan nyolong persediaan shiksin yang lain)

    ayo ayo lanjut!! ga sabar dengan kehidupan mereka di rumah (pasti bakal digangguin member2 yang lain terus)

  2. Waaa… Keren Keren Keren xD

    Itu kasian anak2 SJ & DBSK pada ketipu semua hahaha..
    si changmin , shindong eunhyuk kasian makanan nya diambil hankyung *tampar han* /plakk

    Ditunggu next part nya hehe

  3. Ya ampun hankyung oppa ga modal nyolong segala, tp emang lama lama bokek sih kalo nraktir sooyoung eonni terus*digorok sooyoung eonni haha*
    tapi DAEBAK nih ff

  4. wah akhirnya muncul juga part 3 nya
    seru seru mereka makin deket, kayaknya hankyung oppa udah mulai suka beneran deh sama sooyoung eonni
    ayo ayo lanjut, aku tunggu

  5. Susah nih bayangin hal romantis klo pasanganny kyung ma soong.. XD

    #plak

    Keren tapii beli cincin yang Äϑã ukiran namanya ^^
    Biz ini ke namsan tower ajaa dehh kayak khuntoria gtuw XD
    Ahiakakakk

    Kasian changmin perasaannya ƍà tenang gara2 makanannya ϑĩ ambil kyung XD

    Lanjudkan !! XD

    • Bener bgt! Pasangan 4D jd rada ssah, apalg kl ng’bayangin Sooyoung jd romantis (ga kebayang)

      Oya? Emg khuntoria prnh kencan d namsan tower? Episd brpa kah? Ak cm nton adgn yg d lift doank.

      Si shiksin kan instingny kuat, wkwk…
      Makasih 🙂

  6. Kasian sama yang punya tas. Punya niat jelek si.. Emang kayaknya kejutan yang paling tepat buat Sooyoung makanan deh, mang apa lagi?? Keke.

  7. •*˚*•Îγα•*˚*• Perna kok pas kencan pertama mreka yang nulis ϑĩ hati itu ternyata ϑĩ curi ma orang gtu~
    Jadi nichkhunnya Äϑã ide dia ke namsan tower trus beli gembok gede XD
    Lucu deh itu

    Episode 09,10 deh klo ƍà sala XD

  8. chinguuuu,,, ff qmu rata” bagus kok….. aq suka bged sma ff mu….

    chinguu cba lbh byak crta k khunA,, atw yoona m anak suju gt…..

    hehehe

  9. anyiong…senangnya nemu page ini kmrin, pas googling ttg dorm, malah dpt FF ni,, yeeeehhh bagussss…!!!!
    tp, sori aq br knal snsd 2buln,jd agk lemot klw bahas yg mustix jd pngtahuan umum SONE…*goblokkk
    trus tw Suju pas No Other rilis…*ekekekkk/kasian…^_^
    jd twnya Han udah gk ada…hehe…
    di LANJUTKAN YEAAA…hwaiting ^^F

  10. wahaha hankyung maen comot makanan orang nih. dasar~
    gak tau changmin, eunhyuk, ama shindong ngamuk nih si hankyung. haha LOL
    terakhirnya romantis ya. beli cincin kawin. cihui~
    rame onnie..
    ayo lanjuuut
    eh onnie punya twitter?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s