Nine Girls Nine Different Stories >> Tiffany

 

Nine Girls Nine Different Stories

Chap: Antifans

Tiffany – Siwon

SNSD Members

 

PLOKK!!

Bunyi telur pecah terdengar keras. Gadis itu hanya bisa mengambil sisa kulit telur yang sekarang sudah berada manis di atas kepalanya.

Kerusuhan terjadi. Beberapa orang ribut dan kaget atas kejadian barusan. Beberapa lagi memanggil-manggil nama gadis itu dengan nada cemas, sedangkan beberapa lagi teriak-teriak mencari siapa yang sudah melakukan hal itu padanya.

“Kau tidak apa-apa?” tanya seorang teman yang ada di sampingnya. Gadis itu menatap temannya dengan mata merah. “Ayo kita pergi dari sini!”

***

Tiffany’s POV

“Ya ampun Fany! Kau kenapa?” tanya Yuri histeris setelah melihat keadaanku yang kacau.

“Antifans menyerangnya.” jawab Sooyoung cepat dan berlari ke arah dapur.

“For God’s shake, ada apa ini?” tanya Jessica tak kalah heran. “Fany kau kenapa?”

“Antifans.” jawab Sooyoung lagi. Sooyoung dengan hati-hati membersihkan wajahku dengan handuk basah yang di ambilnya dari dapur.

“Lebih baik kau ganti baju dan bersihkan make-up mu lalu setelah itu kau baru tidur.” saran Yuri dan membopongku kekamar.

Yuri membuka knop pintu kamarku dan mendudukkanku di atas ranjang. Dia mengambil 1 stel piyama dari lemari bajuku dan meletakkannya dia atas tempat tidur.

“Kau yakin kau tidak apa-apa?” tanya Yuri lembut. Aku hanya membalas dengan sebuah senyuman simpul. “Kau mau kutinggal?” Aku mengangguk. Yah, sepertinya Yuri tahu kalau aku lebih ingin sendirian saat ini.

Yuri menutup pintu kamarku setelah dia keluar. Aku merebahkan tubuhku di kasur dan air mataku mulai berjatuhan. Aku menangis tanpa suara sambil menutup wajahku dengan kedua tanganku.

Ya Tuhan, apa salahku? Mengapa mereka begitu membenciku? Apa hal yang sudah kuperbuat sehingga mereka begitu dendam padaku?

***

Author’s POV

“Fany kenapa?” tanya Yuri pada Sooyung setelah kembali keruang tengah.

“Ketika kami keluar dari kantor tadi tiba-tiba ada seseorang yang melempar sebuah telur dan berhasil mengenai kepalanya. Aku tidak sempat lihat siapa tapi sepertinya para penjaga sudah menangkapnya.” jelas Sooyoung.

“Kasihan Fany. Kenapa orang-orang begitu membencinya?” ucap Yuri sedih.

“Ya, nasibnya sama sepertiku.” ucap Jessica pasrah. “Ini belum seberapa. Aku pernah ditimpuk kamera oleh antifans.”

“Kami pulang.” seru Yoona dan Seohyun dari luar. Ketiga orang tadi hanya memberikan respon singkat.

“Ada apa?” tanya Yoona sambil melepas mantelnya. “Barusan Tiffany diserang antifans lagi.” cerita Jessica.

“Benarkah?” kedua magnae terlihat amat kaget. “Bagaimana?” tanya Yoona lagi. “Telur. Tiffany dilempari telur.”

“Kasihan Tiffany onnie.” ujar Seohyun tak kalah sedih.

“Mengapa mereka begitu membenci kita?” tanya Yoona pelan.

“Yoona, tak ada yang benci padamu! Yang mereka benci hanyalah kami.” Jessica mengoreksi kalimat Yoona.

“Onnie, mengapa kau bicara seperti itu?” tanya Yoona, sepertinya dia tersinggung.

“Maaf Yoona, aku tidak bermaksud apa-apa.” Sica dengan cepat meminta maaf.

“Kenapa jadi kalian berdua yang berdebat?” tanya Sooyoung heran.

***

Temui aku di tempat biasa.

Tiffany memandangi sms yang dikirim Siwon dengan tatapan lirih. Tidak! Aku tidak boleh kalah! Aku harus bertahan!

Tiffany melangkahkan kakinya dengan lambat menaiki tangga darurat. Semenjak rumor itu menyebar, hidupnya tidak pernah tenang dan dipenuhi dengan terror-terror yang setiap hari harus ia terima namun dia harus tetap tegar karena inilah jalan hidup yang telah dipiilihnya.

“Oppa.” panggilnya pelan ketika sampai di atap kantor SM.

“Fany!” Siwon langsung berlari dan memeluk Tiffany dengan erat. “Maafkan aku. Ini semua salahku.” pelukan Siwon terasa semakin erat.

“Annyieo oppa, ini bukan salah oppa.” Tiffany sesegukan.
“Andai saja aku bisa lebih melindungimu.” ucap Siwon lagi.

“Aku bisa melindungi diriku sendiri, oppa tidak perlu khawatir. Lagi pula hal seperti ini sudah biasa untukku oppa.”

“Kau tidak apa-apa kan? Ada yang luka?” Siwon mengelus-elus kepala gadis mungil yang ada dihadapannya.

“Gwencana oppa.” Tiffany sedikit tersenyum melihat tingkah kekasihnya yang agak berlebihan.

“Akhirnya…” gumam Siwon.
“Akhirnya apa?” tanya Tiffany heran.
“Senyum itu muncul lagi, namun sayangnya… senyuman itu… mati.”

“Oppa! Aku lapar.” Tiffany buru-buru mengalihkan pembicaraan.
“Kau mau makan apa, cantik?” tanya Siwon sambil mencolek dagu putih Tiffany.

“Ehm… pizza!”
“Andwe!”
“Wae oppa?”

“Sekarang sudah siang jadi kau harus makan nasi. Lihat tubuhmu sudah tinggal tulang.”
“Arasso! Pallie ka!”

***

“Itu Tiffany dan Siwon!”
“OMO!! Apa rumor itu benar?”
“Ayo cepat foto!”

Terdengar jeritan-jeritan fans yang ada di luar dan parahnya, mereka mengambil foto!

“Oppa, bagaimana ini?” Tiffany terdengar khawatir.
“Kita masuk saja!” Siwon langsung berjalan di belakang Tiffany untuk melindunginya kalau-kalau ada antifans lagi.

“Oppa, eotekke?”

“Kau jangan khawatir, Fany-ah. Kita cari pintu belakang dan keluar dari sana!” ajak Siwon memegang tangan Tiffany dengan erat.

“Oppa…”
“Kau percaya padaku?” tanya Siwon sungguh-sungguh sambil menatap dalam mata kekasihnya. Tiffany tersenyum dan mengangguk mantap.

***

“Kalian benar-benar gila! Gila kataku, kau mengerti?” manager dari pihak Super Junior berteriak pada Siwon dan Tiffany.

“Hyung…”

“Kuizinkan kalian berpacaran saja sudah untung, dan sekarang apa? Kalian melewati batas!” teriaknya lagi. Tiffany menundukkan kepalanya dan menangis tanpa suara.

“Dan Siwon! Drama-mu baru saja mau tayang dan sekarang kau sudah berbuat ulah! Kau mengharapkan rating yang rendah ya? Seharusnya tidak ku izinkan kau mengambil jalan yang salah!”

“Hyung-nim, apa maksud perkataanmu barusan?” Kibum, manager SNSD, membuka suara untuk pertama kalinya.

“Ehm, kau tahu maksudku.” jawabnya singkat.
“Hyung-nim, aku tahu situasi sekarang sedang sulit tapi tetap saja kau tidak bisa berkata seperti itu.” manager SNSD terlihat marah.

“Hyung…”
“Kalian diam! Aku sedang pusing!” manager Super Junior berteriak keras.

“Oppa, maafkan aku. Ini semua memang salahku.” ucap Fany sesegukan.

“Fany-ah..”

“Tentu saja ini salahmu! Memangnya salah siapa lagi?” ujar manager SuJu sambil menunjuk Tiffany.

“Hyung, kau tidak bisa begitu! Ini bukan hanya kesalahannya tapi salahku juga!” Siwon membela Tiffany yang dari tadi selalu dipojokkan.

“Aah!” manager SuJu terlihat amat marah.

“Untuk informasi saja hyung,” Kibum buka suara, “kemarin Tiffany baru saja diserang antifan dan apa yang Siwon terima? Dia tetap dicintai dan Fany lah yang dibenci! Jadi aku rasa kau tidak perlu mengkhawatirkan rating yang rendah! Ayo kita pergi!” manager SNSD menarik tangan Tiffany dan mereka keluar dari ruangan.

“Apa maksud kata-kata nya barusan?” tanya manager SuJu, dia nampak kaget.

“Kemarin Tiffany baru saja diserang seorang antifan, dia dilempari telur dan sekarang kau menyalahkannya. Gumawo hyung.” ujar Siwon kecewa dan ikut meninggalkan ruangan.

***

Tiffany’s POV

“Fany.” panggil Siwon oppa jauh dari belakang. Aku memandang manager nya dengan tatapan penuh arti.

“Oppa temui kau nanti.” ditepuknya pundakku kemudian dia berjalan menjauh. Aku menolehkan wajahku kearah Siwon oppa yang sudah berjarak 1 meter darinya.

Perlahan sebuah senyum tergambar di wajahku walau bahkan Siwon oppa pun tahu, senyum itu palsu.

“Maafkan manager ku tadi.” ujarnya.
“Gwencanha oppa.”

“…” Kami hanya berdiri dan diam, tidak tahu apa yang harus dibicarakan. Namun suasana hening itu kemudian dipecahkan dengan handphone Siwon oppa yang berbunyi.

“Lee Soman?” gumamnya pelan. Dia mengangkat kepalanya dan menatapku sejenak, aku balas menatapnya dengan tatapan tegang.

“Yeobseyo. Ne sonsaeng-nim… Ne.. Ne.. Saya mengerti, kami segera kesana. Ne, kamsahimnida.” Siwon oppa menutup telponnya.

“Lee Soman menyuruh kita untuk kesana.”

“Ada apa oppa?”

“Entahlah. Dia hanya bilang kita harus ke kantornya sekarang.”

“Kalau begitu aku panggil Kibum oppa dulu.” Aku hendak pergi sebelum akhirnya pergelangan tanganku diraih olehnya.

“Tidak perlu, dia hanya ingin bertemu kita berdua.”

***

“Annyeonghaseyo.” sapa kami berdua ketika sudah berada di dalam ruang kerja Lee Soman. Dia yang sepertinya telah menunggu keduanya duduk di sofa yang ada di tengah ruangan dan menyambut kami dengan senyuman.

“Fany… Siwon. Ayo duduk.” dia menawarkan tanpa berdiri.

“Kamsahimnida.” Siwon mengambil posisi duduk di samping kuris tempat bos nya berada sementara aku duduk tepat disebelah Siwon oppa.

“Ada apa Anda memanggil kami kesini?” Siwon oppa lebih dulu buka suara.

“Pertama aku ingin bertanya kepada Tiffany mengenai masalah kemarin. Ada apa?” tanyanya tenang.

“Saya diserang anti fans.” jawabku pelan.
“Apa yang mereka lakukan padamu?”
“Mereka melempari saya dengan telur.”
“Tapi kau tidak apa-apa?”
“Saya tidak apa-apa.”

“Aku dengar kalian berdua berpacaran, apa itu benar?” tanya LSM. Kami membeku dan terdiam. Jantungku bergetar kencang. Aku tahu persis peraturan perusahaan ini, dilarang berkencan!

“Ne, sekarang kami sedang berpacaran, Sonsaeng-nim.” aku Siwon tegas. Aku sedikit terlonjak dengan keberanian Siwon. Aku tahu Siwon memang dekat dengan Lee Soman, tidak seperti diriku, tapi mengakui hal ini sedikit ekstrim menurutku.

“Bagus. Bagus sekali! Selamat ya!” ucap Lee Soman sambil menepuk-nepuk pundak Siwon. Aku yang tadinya tertunduk langsung mengangkat kepalanya dan menatap lelaki paruh baya itu dengan heran. Apa dia sudah gila?

“Kalau begitu hal ini harus kita rayakan!”

“Sonsaeng-nim…”
“Kenapa? Aah, kalian pikir aku akan marah?”

“Tap…tapii…”
“Kontrak? Yang membuatnya kan Kim Yongmin, bukan aku!” jawabnya ringan.

“Tapi tentu saja hal ini tidak boleh diketahui oleh media terutama fans kalian. Kalau mereka tahu tentang hal ini kelangsungan grup kalian bisa jadi taruhannya, terutama Tiffany dan SNSD.” tambahnya.

“Kalau begitu kalian boleh keluar tapi setelah itu panggil manager kalian kesini, suruh menghadapku.” katanya.

“Ne. Kamsahimnida.” kami bangkit dan menunduk memberi salam kemudian berjalan keluar.

“Oppa, hal ini… sedikit aneh.” ujarku setelah berada di luar. “Aneh atau tidak aku tidak peduli, yang jelas dia sudah merestui.” jawab Siwon oppa pelan. Dia meraih pundakku kemudian di dekapnya dengan erat.

“Yang aku pedulikan sekarang hanyalah kau dan aku.”

Aku sadar dan mengerti bahwa setelah ini aku akan menjalani hari yang berat dan mungkin bukan hanya aku. Siwon oppa dan para member-memberku pun pasti akan kena imbas perlakuanku. Tapi semua itu menjadi lebih ringan dengan adanya dukungan dari orang-orang yang aku cintai.

Together we through it all

-END-

Aaah, malem-malem ga bisa tidur akhirnya aku bikin ff kilat. Aku baru sadar kalo ff “Nine Girls Nine Different Stories” tuh belom selesai dan sekarang tinngal versinya Taeyeon lagi. Idenya sih udah ada tapi aku lagi fokus ke WGM dulu, hee…

Buat yang udah baca di komen ya…

Iklan

46 thoughts on “Nine Girls Nine Different Stories >> Tiffany

  1. kasihan tiffany 😥
    aih, manager nya siwon kok gituuuuuuuuu
    ah ya tinggal punya taeyeon aja ya unn? XD
    unnie, kalau buat ff adain HaeSica nya XD hahahaha

    eh eh sica kok ngerasa kalau cuma dia sama fany yang dibenci antifans? :\
    nggak boleh gitu dong sica u,u seberapa bencinya mereka aku sangat mencintaimu XD wkwkw gombal!

  2. wah… sifany…
    pasangan yang serasi *meski sekarang lagi demen Sooyoung-siwon*

    fany emang salah satu member yang antifansnya paling banyak.. jujur aja aku dulu waktu belum begitu kenal SNSD sebel juga sama fany. tapi setelah tau lebih bnayak dan sering nonton variety show yang ada merekanya, aku jadi suka sama fany. dia keliatan tulus dan penyayang banget… sekarang dia bias ketigaku setelah soo dan hyo *ga ada yang nanya*

    • Cocok kan? Cocok yaa, keke~

      Ak jg ga tw knp Fany bisa byk af ny pdhal dy tuh member yg hatiny plg baik dan tulus. Fany jg ga smbong. Cm gr2 dy slah ngmg dan kepleset lidah doank netizen jd ngebesar2in mslah dan bkin image ny Fany jelek.

      Di soshi, posisi Fany sm Sica sm d hatiku *apaan sih?

  3. owaaa. . .kasian tiff eonni. Aq jd merasa brsalah k tiff eoni pas bc ff ini. . Soalnya dulu duluuu bg aq jg smpet g suka ama tiff. . Tp skrg aq uda menyukai fany dan juga SNSD pastinya XD ^^
    Aku bias siwon tp aq setuju kalo siwon ama fany 😀
    nice ff cingu^^

  4. Wah wah wah.., SiFany nih. Cocok banget. Emang kasian sih sama cewe yang deket sama idol cowo, suka dibash seenak udel sama AF. Padahal si cewe ga salah apa2. Kapan bikin MinYul lagi onnie?Hehe. *MinYul shipper kumat.

  5. onnie, taeyeonnya uda ada? Buruan d post yah (kalo bisa ama teuk. cz q suka teuk-taeng *double T*). Q suka soalny fanny onnie itu yang paling q sukai ke 2 setelah sicca. Uuh. Sebel ama antis. Mereka berhak si sebel ama snsd tp ga segituny kali! Ahaha reader baru berlian 14 yo

  6. chingu,,,,semua ceritanya K E R E N KEREN!!!
    hehehhhe mian gg bisa komen satu-satu…
    tapi gg suka pas sunny sama sungmin,,soalnya masa khunnie oppa sama yoona…
    Chingu,,boleh gg semua cerita chingu aku bikin catatan buat di fb??

    • Makasih Ghea (namamu Ghea kan?)
      Gpp ko yg pntg km emg udh niat komen.
      Ooh, km bkan KhunA shipper y? Ak KhunA shipper soalny jd Yoona it pairing wajibny Khun, hee~

      Note d fb? Boleh ko. Tp ak mnta tlg d cantumin credit ny ya (sumber ff ini alias blog ku mksudny)

      Oya, nma fb mu apa?

  7. hy kak,,
    aku new reader disini….

    aku setuju bgt kalo siwon oppa sama fany soalnya mreka berdua sama sama keren,, cute n cool deh
    kak,,, lain kali perbanyak cerita romantis nya siwon n tiffany donk
    aku suka soalnya

    trimss…angel 🙂

  8. yaaaaa suka banget sama sifany.
    pokoknya sama tiffany unnie aku suka banget.

    iya aku juga sebel banyak antifans nya FANNY.
    padahal kan mereka nggak tahu lebihhh banyak siso positif bin keren unnie ku ini kekekr~

  9. SiFany shipper again 🙂 chounan shan2 imnida line 92. dl sblm suka snsd, prnh dgr jg klo fany bnyk af na. tp mnrt aq pa yg d blg af melebih2kn d. senyum fany t plg tulus. aq suka eye smile ny t. dr wajahny, dy t pnyayang n tulus bgt loh. mgkn krn tgl di california, kebiasaan dy to the point t d blg jd negatif. pdhl bule kn mank blak2n… aq jg stju sifany 4ever. mrk cocok bgt.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s