[2Shot] Campus Night

Title: Campus Night

Cast: SNSD – 2PM – SUPER JUNIOR – DBSK

Minor: WG – 4MINUTE – BEG

Genre: Thrill

Rating: PG15

Keesokan paginya.

“Ini benar-benar biadab.” ucap seorang petugas kepolisian.

“Yah, bennar-benar tidak manusiawi. Coba kau pikir, siapa yang tega membunuh gadis cantik seperti… Selamat siang, Kapten.”

“Ok Taecyeon-ssi, Park Yoochun-ssi. Saya yakin saat ini kalian pasti sedang mendiskusikan kasus ini dan pastinya sedang memutar otak mengenai siapa pelakunya.”

“Ehm.. I..Iya pak.” jawab pria tinggi berkulit putih yang diketahui bernama Park Yoochun.

“Kalian berdua ikut saya masuk kedalam.” perintah bos mereka.

“Sudah jelas ini kasus pembunuhan, Pak.” lapor pria satunya lagi.

“Melihat tidak adanya barang yang dicuri atau bukti pemerkosaan jelas ini kasus pembunuhan, Ok Taecyeon-ssi.” jawab si Kapten. Ok Taecyeon yang tadinya mengharapkan pujian sekarang tertunduk malu.

“Hyori-ssi.” panggil si Kapten pada wanita berambut panjang yang ada di depannya.

“Oh, hai Siwon-nie.” jawabnya santai sambil melempar senyum manisnya.

“Hei, bagaimana bisa dia memanggil bos dengan nama panggilannya saja?” bisik Yoochun pada Taecyeon.

“Sudah aku bilang, mereka berdua itu pasti ada apa-apanya. Kau saja sih yang tidak perca…”

“Ehemm..”

“Oh, BOSS!”  kaget Taecyeon.

“Yoochun.” panggil Siwon.

“Korban sudah jelas di bunuh. Waktu kematiannya sekitar pukul 9 malam dan sepertinya…”

“Korban mengenal sang pelaku.” tebak Siwon.

“Benar sekali bos. Tidak adanya tanda-tanda perlawanan dari korban membuktikan korban sama sekali tidak menaruh curiga pada tersangka.” lanjut Yoochun.

“Atau korban terlalu kaget?”

“Bisa saja. Terus selidiki.” perintah Siwon pada kedua anak buahnya.

“Baik bos.”

“Dan Taecyeon..”

“Ya?”

“Berhenti menggosip.”

***

“Apa mereka sudah menangkap pelakunya?”  tanya seorang wanita dengan suara gemetar.

“Entahlah. Tapi mereka kan CINS jadi pastinya mereka bisa memecahkan masalah ini dengan mudah.” jawab gadis yang satunya lagi.

“Tapi tetap saja ini mengerikan! Siapa yang tega membunuh Yoobin? Dia bahkan tidak punya musuh, benar kan?”

“Hyuna-ah, tidak punya musuh bukan berarti tidak ada yang tidak suka padanya.”

“Yoona-ah, bagaimana kalau.. kalau kita menjadi korban selanjutnya?”

“Hei, kau jangan bicara yang tidak-tidak donk!” protes Yoona.

“Tapi tetap saja aku takut. Pantas saja semalam Yoobin tidak pulang ke asrama.”

“Yoobin tidak pulang ke asrama? Maksudmu?”

“Ah, aku lupa kalau kau murid baru. Iya, Yoobin semalam tidak pulang ke asrama dan pagi ini di ditemukan tewas.” jelas Hyuna.

“Aku pikir Yoobin tinggal dengan orang tuanya.”

“Kau gila? Orang tua Yoobin tinggal di Busan.” jawab Hyuna dan beranjak keluar dari kamar Yoona.

Sial! Aku pikir dia tinggal di luar!

***

“Apa kalian sudah mendapat perkembangan kasusnya?” tanya Siwon yang baru saja dari luar.

“Iya bos. kami mendapatkan sedikit perkembangan.” sahut Yoochun.

“Sedikit?” Siwon mengernyitkan dahinya.

“Korban kali ini bukanlah korban pertama, Bos.” jawab Taecyeon.

“Maksudmu ada korban sebelum ini? Siapa?”

“Kami belum tahu siapa tapi yang jelas korban tersebut meninggal kira-kira 4 bulan lalu.” terang Yuri.

“Dan kita tidak tahu karena…”

“Kami juga belum yakin kenapa bos tapi sepertinya pihak kepolisian sengaja merahasiakan kasus ini.”

“Tapi pengawas asrama mereka tidak cerita apa-apa mengenai pembunuhan pertama ini.” Yoochun menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.

“Maka dari itu sebaiknya kita temui dia.” ucap Siwon diikuti para bawahannya.


***

“Maksud Anda a..apa?”

“Anda tidak perlu merahasiakannya lagi karena kami sudah terlanjur tahu.” kata Yuri tenang.

“A..apa yang kalian tahu?”

“Kami tahu kalau ini bukan pembunuhan yang pertama kalinya. Kami juga tahu kalau korban pertama terbunuh sekitar 4 bulan lalu.”

“Ba..bagaimana kali..an ta..”

“Kami adalah penyelidik. Jadi wajar saja kalau hal-hal seperti itu kami ketahui.”

“Apa kami bisa tahu bagaimana siapa siswa yang menjadi korban?” pinta Yuri.

“Ehm.. Baiklah, kalau kalian ingin tahu mengenai korban sebaiknya saya antarkan ke kamarnya dulu.” tawar pengawas asrama.

“Baiklah. Bisa kita pergi sekarang?” tanya Siwon, Ibu itu mengangguk.

“Namanya  Son Gain.” ucap Ibu pengawas pelan.

“Maaf?” tanya Siwon.

“Gadis itu. Namanya Gain, Son Gain. Dia itu gadis serta murid yang baik, sama seperti Yoobin. Saya tidak mengerti kenapa mereka bisa terbunuh.” terdengar nada ketakutan dari suara ibu itu.

“Jadi maksud ibu tidak mungkin mereka memiliki musuh yang kira-kira bisa mencelakakan mereka?” tanya Yuri.

“Sepertinya tidak ada. Nah, ini dia kamarnya.” tunjuk si pengawas asrama kepada para penyelidik itu.

Mereka semua mengamati dan perlahan menginjakan kaki mereka ke dalam kamar tersebut.

“Kamar ini sudah di rombak.” gumam Yuri.

“Maaf tapi kamar ini sudah ada penunggunya sekarang.” ucap seseorang dari luar. Mereka semua menolehkan kepala mereka ke sumber suara tadi. Terlihat Hyuna sudah berdiri di ambang pintu.

“Anda semua sedang apa disini?” tanya Hyuna sambil melipat kedua tangannya.

“Maaf. Kami dari  CINS sedang menyelidiki masalah pembunuhan yang terjadi akhir-akhir ini.” jawab Siwon.

Hyuna memandang mereka satu persatu dan kemudian mengangguk menyetujui. “Selidiki saja apa yang kalian perlukan. Aku ingin pembunuhnya cepat ditangkap.” ujar Hyuna.

“Tenang saja, kami pasti akan menangkap mereka.” Yoochun dan Taecyeon menanggapi permintaan Hyuna tadi.

“Ngomong-ngomong kalau kau ada dalam bahaya kau bisa hubungi kami.” kata Taecyeon sambil menyerahkan sebuah kartu namanya. “Terima kasih.” jawab Hyuna.

“Bos.” panggil Yuri.

“Apa?”

“Ini…” Yuri menyerahkan sebuah foto berbingkai pada Siwon. Siwon mengambil foto yang ada ditangan Yuri dan terlihat kaget setelah melihatnya.

“Kenapa bos?” tanya Yoochun dan Taecyeon. Siwon menyerahkan foto itu kepada kedua bawahannya dan mereka juga tak kalah kagetnya.

“Ada apa? Oh itu.. Dia itu Yoona, teman sekamarku.” terang Hyuna.


***

“Bagaimana mungkin dia bisa disini?” tanya Yoochun sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.

“Entahlah.” jawab Taecyeon tak kalah bingung.

“Sebaiknya kita fokus dulu terhadap kasus ini dan masalah Yoona… kita bisa pikirkan nanti.” perintah Siwon dan ketiga bawahannya pun mengangguk.

“Bos, lebih baik kita lanjutkan saja besok, sekarang sudah terlanjur gelap.” saran Yuri.

“Baiklah, sepertinya lebih baik kita pulang.” ajak Siwon.

AAARRRGGGHHHHH…….

Terdengar teriakan dari dalam asrama. Keempat anggota penyelidik itu saling berpandangan kemudian tanpa banyak pikir mereka langsung berlari ke dalam. Ketika mereka sampai, di dalam gedung  ternyata sudah terdapat sekumpulan pelajar yang sedang bergerombol.

“Permisi…permisi…” ucap keempat orang tadi. Dan sekarang dihadapan mereka sudah ada sebuah tubuh yang tidak lagi bernyawa.


***

“BAGAIMANA BISA?” teriak Yuri. “Disaat kita masih ada disini dan dia bisa membunuh? Aaaah aku tidak habis pikir!!”

“Ini semakin memperkuat keyakinanku kalau semua ini benar-benar ulah orang dalam.” tambah Yoochun.

“Hei, kalian berdua! Bos memanggil kalian.” panggil Taecyeon. Yuri dan Yoochun buru-buru masuk ke dalam.

“Padahal aku baru saja memberikan kartu namaku padanya.” ucap Taecyeon pelan.

“Kenapa harus membunuh makhluk-makhluk cantik seperti mereka.” tambah Yoochun tak kalah sedih.

“Kalian bisa konsen atau tidak!!” bentak Yuri pelan.

“Kalian berdua..” tunjuk Siwon pada Yuri dan Taecyeon, “…cari Yoona samapi ketemu!”

“Baik bos.”

“Yoochun, ikut aku!”

“Siap bos!”

“Korban bernama Kim Hyunah, umur 22 tahun dan berkuliah di jurusan Seni Tari.” terang Yoochun. “Dia orang yang baru saja kita temui tadi bos. Siapa yang menemukan jasadnya, Bos?”

“Aku. Aku yang menemukannya.” aku seorang gadis. “Namaku Park Gyuri dan Hyuna adalah temanku.” terang gadis itu sembari menangis.

“Bisa kau ceritakan pada kami bagaimana kau bisa menemukan jasadnya?” pinta Siwon.

“Aku mau mandi tapi air di kamar mandiku tidak keluar. Jadi karena kamar kami bersebelahan aku memutuskan untuk menumpang mandi ka kamar mandi Hyuna kemudian aku menemukan… aku menemukan mayatnya sudah tergeletak di lantai.”

“Bos.” panggil Yuri. “Kami berhasil menemukannya.”

-TBC-

Hello chingu-deul. Sebelumnya aku mau minta maaf dulu. Sebenernya ff ini aku rencanain jadi oneshot tapi hal yang amat sangat menyebalkan terjadi! Cerita yang tinggal dikit lagi selesai itu hilang dan aku harus ngetik serta mikir dari awal, makanya aku bikin 2shot karena kalo aku  bikin 1shot kayanya kelamaan selesainya mengingat prolognya aja udah aku publish kira-kira 10 hari yang lalu.

btw, aku jadi curhat. hhe..

happy reading all..

Iklan

14 thoughts on “[2Shot] Campus Night

  1. “Atau korban terlalu kaget?”
    “Bisa saja. Terus selidiki.” perintah Siwon pada kedua anak buahnya.
    “Baik bos.”
    “Dan Taecyeon..”
    “Ya?”
    “Berhenti menggosip.”

    suka banget sama bag yang ini, bikin senyun2 haha *plak
    hmm.. ada apa sama yoona ya (?)
    baca part 2 nya dulu onn heheh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s