ff: The Real of Me 4

Title: The Real of Me part 4

Cast – main: SHINee Key, Song Yoo Jin (reader)

minor: SHINee members and Jessica SNSD (cameo)

Genre: Romance

Rating: 13

“Hyung!” panggil seseorang dari luar. Tak lama kemudian sosok Minho muncul dari balik pintu.

“Minho-a~” teriak Jonghyun sambil berlari kearahnya.

“Aigoo, memalukan.” komentar Key. “mianhae.” Key meminta maaf kepada Yoojin atas prilaku memalukan Jonghyun.

“keke.. tidak apa-apa.”

“Hyung, kau kenapa? Salah makan?” goda Minho.

“Minho, kenalkan ini temanku.” Key mengajak Yoojin berdiri untuk berkenalan dengan Minho.

“Annyeonghaseyo.” sapa Yoojin. Bukannya menjawab, Minho malah membeku dan tampak terkejut.

“Yoo…Yoojin?” ucap Minho gugup. Seketika ruangan yang sebelumnya terdengar ramai tiba-tiba sepi karena tak ada satupun yang bicara.


“Ne?” Yoojin tampak bingung melihat Minho.

“Minho-a, kau kenal dia?” tanya Key tak kalah heran.

“Kalian saling kenal?” tanya Onew pada Yoojin, tetapi Yoojin menggeleng.

“BOO!! Kalian tertipu!” teriak Minho. Dia tertawa-tawa sendiri sementara yang lain masih terdiam karena shock.

“YA!! CHOI MINHO! Kau mengagetkanku saja!” teriak Jonghyun.

“Tidak biasanya hyung begini.” Taemin juga ikut-ikutan protes sambil tertawa kecil.


“Annyeonghaseyo.” Minho memberi salam pada Yoojin. “Maaf, aku tadi hanya ingin menggoda Kibum.Kau pasti Yoojin kan? Senang bertemu denganmu.”

“Ne, senang bertemu Anda juga.” balas Yoojin.

“Kibum kami ini sangat memujamu, kau tahu?” tanya Minho.

“Mworago? Ya Minho-a. Kau ini kenapa?” protes Key.

“Setiap hari dia hanya membicarakan dirimu. Dia juga sering mengig…” kata-kata Minho terputus karena Key membekap mulutnya dari belakang dengan susah payah.

“Minho-a, cukup. Kau salah makan apa?” ucap Key susah payah karena Minho mencoba berontak. Yoojin yang tadinya merasa canggung sekarang tertawa melihat kelakuan mereka.


“Beginilah noona. Anak laki-laki berumur 19 tahun tapi bermental 9 tahun.” ucap Taemin sambil menggeleng-gelengkan kepalanya. “Tak kusangka mereka seperti ini.” ungkap Yoojin sambil menahan tawa.

“Kalau kau ada di dorm kami kau bisa melihat ini setiap saat.” timpal Onew.

“Ah.. Yoojin-ssi, bagaimana kalau kau kapan-kapan main ke dorm kami?” tawar Jonghyun.

“Hyung! mana boleh noona main ke dorm kita?”  protes Taemin.

“Kau gila ya?” tanya Onew.

“Wae? Dia kan teman Kibum, tandanya teman kita juga.” Jonghyun membela dirinya yang sudah tersudutkan.


“Andwe! Jonghyun hyung, kau jangan macam-macam padanya ya!” ancam Key setelah ‘urusannya’ dengan Minho selesai.

“Wae? Kalian ini aneh sekali. Girliran aku baik semuanya malah memojokkanku.” protesnya.

“Yoojin-a, kau jangan dekat-dekat dengan makhluk yang satu ini ya.” tunjuk Key pada Jonghyun.

“Aigoo, arasso.. arasso.” Jonghyun akhirnya menyerah.


“Ehm, sudah malam. Aku sudah harus pulang.” kata Yoojin.

“Oh, kau mau pulang? Pasti karena kau takut sama dia kan?” Key menekankan kata ‘dia’ sambil memandang ke arah Jonghyun.

“Bukan..bukan.. Aku harus pulang karena ini sudah malam. Orang tuaku pasti marah kalau aku pulang larut.” Yoojin mencoba menjelaskan pada Key.

“Oh iya, aku lupa kalau ini sudah malam.” Key menepuk keningnya.

“Kalau begitu aku antar kau keluar.” Key bangkit dan mengambil tas Yoojin.

“Key.” panggil seseorang dari luar. Key yang merasa dirinya dipanggilpun menoleh ke asal suara tadi.

“Sica noona, ada apa?”

“Kau bisa bantu aku sebentar?” pinta Jessica

“Bantu apa?” tanya Key.

“Hp ku sepertinya rusak. Aku tidak tahu kenapa.”

“Aigoo, semua hal yang  dipegang noona pasti jadinya akan begitu.”

“YA! Kau mau bantu atau tidak?” Jessica memandang Key dengan tatapan sadisnya.

“Aku sih mau tapi…” Key memandang tidak enak ke Yoojin.

“Oh, kalian sedang ada teman?” tanya Jessica yang juga merasa tidak enak.


“Annyieyo. Kibum-ssi, aku bisa keluar sendiri. Lebih abik kau bantu Jessica-ssi saja.” kata Yoojin.

“A..annyieyo. Kalau begitu nanti saja.” Jessica menolak.

“Kalau begitu biar aku yang antar dia keluar.” ucap Jonghyun cepat.

“Andwe! Onew hyung, aku minta tolong padamu ya.” balas Key.


“Kalau begitu aku pulang dulu Kibum-ssi.” pamit Yoojin.

“Ne. Hati-hati di jalan ya. Onew hyung, ini..” Key menyerahkan tas Yoojin yang dipegangnya.

“Biar aku saja.” ucap Yoojin.

“Tidak usah, biar aku saja.” tolak Onew dan dengan cepat mengambil tas Yoojin yang disodorkan Key.

“Khamsahimnida.”

“Ayo, Yoojin-ssi.”

“Ehm.. Taemin-ssi, Minho-ssi, Jonghyun-ssi, aku permisi pulang dulu.” pamit Yoojin.

“Ne, hati-hati di jalan ya.” pesan Jonghyun yangtampak kecewa.

“Hati-hati di jalan noona.” balas Taemin. Minho hanya melambaikan tangannya.


“Jessica-ssi, saya permisi dulu.” pamit Yoojin pada Jessica.

“Ne. Hati-hati di jalan.” balas Jessica dan melemparkan senyumnya.

“Ayo noona masuk.” tawar Key setelah Yoojin dan Onew keluar.

“Siapa dia? Teman kalian? Kok boleh masuk kesini?” tanya Jessica penasaran.

“Fans. Ah, annyi, dia temanku.” jawab Key.


“Tapi kok dia bisa masuk kesini?” tanya Jessica heran.

“Aku yang mengajaknya.” jawab Key.

“ooh..” Jessica mengangguk.

“Mana handphonenya?” pinta Key. “Igo.” Jessica menyodorkan handphonenya yang sudah mati kepada Key.

***

Sementara itu

“Maaf karena aku merepotkanmu Onew-ssi.” ucap Yoojin pelan.

“Gwencanha. Sepeerti kata Jonghyun, kau kan teman Key jadi kau teman kami juga.” jawab Onew.

“Khamsahimnida.”

“Oh ya, sejak kapan kau dan Kibum, ah.. annyi, kau dan Key mulai bersurat-suratan?” tanya Onew.

“Gwencanha Onew-ssi. Aku biasa memanggil Key sebagai Kibum jadi tidak masalah kalau kau memanggilnya Kibum didepanku.”

“Oh, benarkah? Baiklah kalau begitu. Jadi sejak kapan?

“Ehm… sekitar 3 bulan yang lalu.” jawab Yoojin.

“3 bulan? Wah, aku pikir sejak tahun lalu.” Onew terdengar kaget.

“Ye?? Kenapa?”

“Habis kalian terlihat akrab sekali. Asal kau tahu saja, Kibum itu bukan tipe orang yang gampang berkomunikasi dengan orang lain.” ungkap Onew.

“Chinja? Aku juga merasa begitu.” balas Yoojin. Mereka berdua tertawa kecil sambil bercerita tentang Key.

“Nah, sudah sampai. Ini tas mu.” Onew menyerahkan tas Yoojin yang ada di tangannya.

“Khamsahimnida Onew-ssi.” Yoojin berterimakasih sambil menunduk.


“Hei, kau kan memanggil Key dengan nama Kibum. Bagaimana kalau kau juga memanggilku dengan nama asliku?” pinta Onew.

“Ne?”

“Kau panggil aku dengan nama Jinki saja bagaimana?” terang Onew.

“Jinki?”

“Ah, berhubung kau lebih muda dariku, mungkin kau bisa memanggilku dengan sebutan Jinki oppa?”

“Aah, ne.. Jinki op..pa.” ucap Yoojin.

“Canggung ya?” tanya Onew. Yoojin mengangguk.

“Aku juga.” balas Onew.

“Ya, mungkin kita harus belajar dari sekarang. Oh ya, aku pulang naik apa?” tanya Onew.

“Aku dijemput.” jawab Yoojin.

“Supir?” tebak Onew. Yoojin mengangguk meng’iya’kan. Sekitar 5 menit mereka menunggu, akhirnya sebuah mobil sedan hitam yang mewah berhenti didepan mereka.

“Onew-ssi, ah Jinki oppa jemputanku sudah datang. Kalau begitu aku pulang dulu.” pamit Yoojin pada Onew.

“Ne. Hati-hati ya. Nanti kusalamkan pada Kibum.” balas Onew.

Yoojin masuk kedalam mobil sedangkan Onew menunggu hingga mobil tadi hilang dari pandangannya.

“Pantas saja Kibum suka padanya.” Onew berbisik kecil dan berjalan menuju ruang tunggu mereka.

-TBC-


chingu!!!

buat yg udah baca plus suka sama ff ku ini makasih byk yah. tapi jangan lupa tinggalin komen ya supaya aku bisa tau kalo kalian suka atau ga. please stop being silent reader.

thx.

Iklan

One thought on “ff: The Real of Me 4

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s